SEMANGATNEWS.COM – Pada perdagangan saham hari ini, pada pembukaan sesi pertama IHSG dibuka menguat tipis pada level 6.024,16 berbanding 6.023,01 pada perdagangan kemaren Jumat,02 Juni 2021.
Dan tercatat pada akhir perdagangan sesi peratama IHSG mengalami pelemahan pada level 5.991,64, terjadi pelemahan sebesar 0,52%.
Hal ini untuk kesekian kalinya IHSG selalu menjebol level psikologiosnya di level 6.000, dan beberapa saham big caps atau saham bluechip menjadi penyebab tertekannya IHSG pada hari ini.
Aksi jual massal yang dilakukan asing pada beberapa saham bluechip disinyalir menjadi penyebab IHSH tidak bisa bergerak keatas dan jika aksi jual asing ini terus berlanjut hal ini lah yang patut diwaspadai karena akan berdampak pada penurunan nilai IHSG pada level yang semakin jatuh lagi.
Berikut 5 besar saham yang paling banyak dijual asing pada pembukaan sesi pertama tadi:
- Telkom Indonesia (TLKM), saham -0,33%, ke Rp 3.060, net sell Rp 17,0 M
- Bank Rakyat Indonesia (BBRI), -1,00%, ke Rp 3.950, net sell Rp 8,1 M
- Unilever Indonesia (UNVR), -0,97%, ke Rp 5.100, net sell Rp 4,8 M
- Media Nusantara Citra (MNCN), -1,09%, ke Rp 910, net sell Rp 3,8 M
- Elang Mahkota Teknologi (EMTK), 0,00%, ke Rp 2.490, net sell Rp 2,8 M
Saham emiten telekomunikasi pelat merah, TLKM, menjadi yang g paling banyak dijual asing yakni sebesar Rp 17,0 miliar. Saham ini melorot 0,33% ke Rp 3.060/saham, melanjutkan koreksi sejak 5 hari sebelumnya.
Praktis, dalam sepekan saham TLKM ambles 3,15%, sementara dalam sebulan anjlok 13,52%.
Sementara, saham emiten Grup Emtek, EMTK, masih stagnan di 0,00% ke Rp 2.490/saham. Asing juga tercatat menjual saham ini dengan nilai net sell Rp 2,8 miliar.
Berikut Analisa Teknikal Saham : TLKM, BBRI, UNVR, MNCN, EMTK
