Ribuan Warga Sikabau Datangi Kejari Dharmasraya

by -
Ribuan Warga Sikabau Datangi Kejari Dharmasraya
Ribuan Warga Sikabau Datangi Kejari Dharmasraya

DHARMASRAYA, SEMANGATNEWS.COM – Ribuan warga Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung Dharmasraya memenuhi halaman Kantor Kejaksaan Negeri setempat, Selasa (10/10/2023).

Apa pasal, ternyata aksi yang dilakukan warga di bawah teriknya Matahari Dharmasraya yang akhir-akhir ini terasa semakin panas, terkait pemeriksaan Wali Nagari dan beberapa Niniak Mamak dalam dugaan korupsi dana bagi hasil perusahaan sawit PT. Andalas Wahana Berjaya

Dalam aksi damai tersebut, rata-rata warga yang datang dengan memakai pita putih di lengan dan berbaju warna hitam sembari mengusung keranda mayat. Pendemo meminta agar Kejaksaan menghentikan pemeriksaan terhadap Wali Nagari serta Niniak Mamak dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya sejak November 2022 lalu.

“Kami minta Kejaksaan hentikan penyidikan terhadap Wali Nagari dan Niniak Mamak kami,” kata Korlap aksi Rahmat Danil

Dalam orasinya masyarakat Sikabau meminta dan menolak cara cara yang dilakukan Kejaksaan Dharmasraya dengan mengkriminalisasi hukum terhadap Wali Nagari dan Niniak Mamak. Mereka meminta kejelasan penyelesaian masalah hukum yang disangkakan kepada Wali Nagari dan Niniak Mamak.

Di samping itu, warga juga keberatan dengan cara penyidik memperlakukan penyidikan yang terkesan tidak memiliki etika dan adab kesopan santunan.

“Atas dasar apa penyedik Kejaksaan mempersoalkan tuduhan tindak pidana korupsi Wali Nagari dan para Niniak Mamak itu,” sebut Rahmad yang saat itu didampingi ketua Pemuda Sikabau, Era

“Kita tunggu jawaban dari Kejaksaan sampai pada Senen minggu depan,” sebutnya

Sambungnya, bahwa uang yang diterima oleh Wali Nagari serta Niniak Mamak dan warga itu, merupakan hak masyarakat atas perjanjian dengan pihak perusahaan atas tanah ulayat nagari Sikabau yang digunakan oleh perusahaan sawit PT AWB.

“Itu hak kami, bukan uang negara dan bukan juga uang daerah, yang terima oleh masyarakat,” tegasnya dengan nada tinggi

Ditegaskan nya lagi, bila tuntutan mereka tidak dijawab oleh pihak kejaksaan hingga Senin minggu depan, pihaknya akan menggelar aksi lebih besar lagi.

“Jika tidak ada kejelasan hingga Senin, aksi yang lebih besar akan kami gelar dengan jumlah masa lebih banyak lagi, ini marwah dan harga diri kami,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Plh Kejaksaan Negeri Dharmasraya, Raden Hairudin mengatakan, bahwa pihaknya akan menjawab apa yang menjadi tuntutan masyarakat.

“Tuntutan masyarakat yang melakukan aksi akan kita jawab nantinya, setelah itu baru kita sampaikan hasilnya kepada masyarakat,” terang Hairul Sukri yang didampingi Kasi Intel Roby.

Pantauan SemangatNews di lapangan, aksi damai yang berlangsung hingga pukul 13.30 Wib ini kendati sempat memanas, namun masih dapat dikendalikan pihak keamanan dari Polres Dharmasraya. (rsy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.