Rotasi Pejabat Era Purbaya Dipersoalkan, Suahasil Tunggu Masukan Eselon I

by

Jakarta, Semangatnews.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara belum mengambil keputusan final mengenai rotasi ratusan pejabat Kementerian Keuangan yang dilakukan menjelang pergantian dirinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa. Proses penataan pejabat tersebut kini masuk tahap evaluasi internal Kemenkeu.

Suahasil mengatakan evaluasi diperlukan untuk melihat kembali proses penunjukan dan pelantikan yang telah dilakukan. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebelum kementerian menentukan apakah hasil rotasi akan dipertahankan, ditunda, atau dilakukan penyesuaian.

“Yang kita sedang pastikan bahwa sinergi dari Kementerian Keuangan itu terjadi dengan baik,” kata Suahasil. Menurutnya, koordinasi antarunit menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penempatan pejabat di lingkungan Kemenkeu.

Suahasil juga masih menunggu masukan dari jajaran eselon I Kemenkeu. Masukan tersebut dibutuhkan karena struktur organisasi Kemenkeu memiliki unit-unit yang saling berkaitan dan sejumlah jabatan membutuhkan koordinasi lintas direktorat jenderal.

Persoalan rotasi mencuat setelah Purbaya melakukan pelantikan terhadap ratusan pejabat pada 10 September 2026. Perombakan tersebut berlangsung hanya beberapa hari sebelum Purbaya menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil pada 15 September 2026.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menjadi salah satu pejabat yang meminta agar hasil rotasi tertentu ditinjau ulang. Ia menyebut terdapat sejumlah nama yang menurutnya belum melalui assessment dan talent management sebelum masuk dalam daftar rotasi.

Bimo bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama kemudian meminta Suahasil menunda atau membatalkan pelantikan untuk nama-nama yang dinilai belum memenuhi prosedur tersebut. Bimo juga menegaskan bahwa permintaan itu tidak berarti seluruh rotasi harus dibatalkan.

Menurut Bimo, pejabat yang telah menjalani seluruh tahapan sesuai ketentuan tetap dapat menjalankan hasil rotasinya. Sementara itu, nama yang tidak memenuhi persyaratan akan ditinjau lebih lanjut sesuai proses yang berlaku.

Di tengah polemik tersebut, Suahasil memilih untuk tidak langsung mengambil keputusan. Ia mengatakan Kemenkeu perlu melihat terlebih dahulu proses pelantikan yang telah dilakukan, termasuk dasar keputusan dan mekanisme yang digunakan dalam penempatan pejabat.

Pergantian Menteri Keuangan sendiri berlangsung setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai pengganti Purbaya pada 14 September 2026. Sehari setelah pelantikan, keduanya melaksanakan serah terima jabatan di Kantor Kemenkeu.

Kini, keputusan mengenai nasib rotasi pejabat era Purbaya masih berada dalam proses evaluasi. Suahasil memastikan kementeriannya akan mempertimbangkan masukan dari seluruh unit eselon I sebelum menentukan tindak lanjut terhadap hasil penataan pejabat tersebut.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.