Jakarta, Semangatnews.com – Serangan rudal Iran kembali mengguncang wilayah Israel setelah sebuah bangunan permukiman di kota Haifa menjadi sasaran langsung. Insiden ini menyebabkan korban jiwa dan memicu operasi penyelamatan besar-besaran.
Serangan terjadi pada Minggu waktu setempat ketika sistem pertahanan Israel mendeteksi peluncuran sejumlah rudal dari Iran. Salah satu rudal dilaporkan menghantam langsung gedung bertingkat di kawasan padat penduduk.
Dampak hantaman tersebut sangat besar hingga merobek struktur bangunan dan menyebabkan sebagian konstruksi runtuh. Puing-puing beton berserakan di sekitar lokasi kejadian.
Tim pemadam kebakaran dan penyelamat segera dikerahkan untuk melakukan pencarian korban di bawah reruntuhan. Proses evakuasi berlangsung dramatis dengan kondisi medan yang sulit.
Awalnya dilaporkan dua orang tewas dan dua lainnya hilang akibat serangan tersebut. Petugas terus melakukan pencarian intensif selama berjam-jam untuk menemukan korban yang masih tertimbun.
Seiring berjalannya waktu, jumlah korban ditemukan bertambah setelah tim SAR berhasil mengevakuasi jenazah dari bawah puing bangunan.
Selain korban jiwa, sejumlah warga juga mengalami luka-luka, termasuk anak kecil dan lansia yang terkena dampak ledakan. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Serangan ini disebut sebagai salah satu yang paling parah dalam beberapa pekan terakhir di wilayah utara Israel. Ledakan keras juga dilaporkan terdengar hingga radius beberapa kilometer.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang telah berlangsung sejak awal 2026. Serangan balasan terus terjadi di kedua belah pihak.
Pemerintah Israel mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan agresi terhadap warga sipil. Mereka juga menegaskan akan memberikan respons militer.
Sementara itu, komunitas internasional kembali menyerukan deeskalasi konflik guna mencegah jatuhnya lebih banyak korban sipil dalam perang yang semakin meluas.(*)

