SEMANGATNEWS.COM, SOLOK – Pelukis Maestro Kaligrafi Islam Indonesia, Syaiful Adnan (66 th) setelah sukses berkarya sejak tahun 1976 hingga kini dan sukses mendirikan rumah kaligrafi “Syaiful Adnan” di Jalan Ngasem No, 40 Yogyakarta, kini berniat pula mendirikan rumah kaligrafi di kampung halamannya Saniang Baka, Kabupaten Solok berupa rumah gadang bekas peninggalan orang tuanya.
Niatan untuk menjadikan rumah gadang berukuran tidak kurang dari 20 x 8 meter tersebut dimaksudkan, agar warga masyarakat Sumbar khususnya dan Sumatera Umumnya bahkan dari negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darusallam dan lainnya dapat melihat langsung dari dekat karya-karya sang maestro yang dihasilkannya selama ini hasil penjelajahan kreativitasnya dalam seni lukis kaligrafi Islam selama ini.

Niatan itu disampaikan Syaful Adnan di sela-sela kesibukannya pulang basamo warga Saniang Baka yang tergabung Ikatan Keluarga Saniang Baka (IWS) mendampingu tidak kurang 2500 orang perantau Saniang Baka warga dari berbagai daerah di Indonesia, di Saniang Baka, Jumat siang 30.06.23.

Bahkan saat bertemu Gubernur Sumbar Mahyeldi secara langsung saat penyambutan rombongan perantau asal Saniang Baka, di halaman SD Negeri 10 Saniang Baka, Kabupaten Solok, Syaiful Adnan memperoleh tawaran langsung dari gubernur untuk berpameran tunggal di Sumatera Barat agar masyarakat terlebih dahulu dapat menikmati dari dekat karya Syaiful Adnan.
Menurut Syaiful Adnan, diakui rumah gadang peninggalan otang tuanya di Saniang Baka, Kabupaten Solok yang bakal dijadikan rumah kaligrafi tersebut harus direnovasi terlebih dahulu agar menjadi rumah kaligrafi refresentatif, mengingat usianya lebih dari satu abad silam dan banyak bagian-bagian tertentu yang telah rusak dimakan usia.

Untuk mewujudkan menjadi rumah kaligrafi Islam yang layak dikunjungi publik, tentu dibutuhkan dukungan semua pihak baik pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten Solok serta segenap warga Saniang Baka agar bisa menampung masyarakat yang berkunjung guna melihat dari dekat puluhan bahkan ratusan karya-karya masterpiece yang dihasilkan Syaiful Adnan selama ini.
Insya Allah melalui kerjasama semua pihak niatan menjadikan rumah gadang bekas kediaman orang tuanya menjadi rumah kaligrafi Syaiful Adnan refresentatif ini akan terwujud hingga pada akhirnya juga sekaligus dapat dijadikan obyek wisata religi dalam bentuk karya seni lukis kaligrafi Islam, ujar Syaiful Adnan. (Muharyadi)
