Rumah Pustaka dan Peduli Arsip Masyarakat Kurao Pagang, Diresmikan

oleh -

Rumah Pustaka dan Peduli Arsip Masyarakat Kurao Pagang, Diresmikan

Semangatnews, Padang – Mendirikan rumah pustaka di tengah-tengah lingkungan masyarakat tentu dapat mendekat buku-buku dengan masyarakat yang selama ini buku hanya bisa dipinjam di Pustaka Daerah dan Pustaka Keliling. Ini salah satu cara mencerdaskan masyarakat perkotaan melihat buku sebagai guru dan teman belajar.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa meresmikan Rumah Pustaka dan Peduli Arsip Masyarakat (RP-PAM) di Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Minggu (04/08/2019).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Derah II Arsip Nasional RI Wawan Sumanak, Kadis Perpustakaan dan Keasipan Provinsi Sumatera Barat Wadarusmen, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Muhidi, Kadis Perpustakaan dan Kerasipan Kota Padang Muji Susilawati, Camat Nanggalo Teddy Antonius dan unsur Forkopimka setempat.

Dalam kesempatan tersebut, wawako Hendri mengaku bersyukur dan menyambut baik hadirnya rumah pustaka kurao pagang ini. Dengan hadirnya rumah pustaka ini diharapkan dapat mendorong minat baca masyarakat untuk melek literasi.

Wawako Hendri menjelaskan, salah satu bentuk keprihatinan dewasa ini adalah persoalan minat baca masyarakat Indonesia yang hari kehari semakin menurun. Persoalan ini dipengaruhi perkembangan teknologi informasi yang kian pesat sehingga masyarakat lebih cendrung memainkan teknologi ketimbang membaca buku.

“Kita lihat sekarang, anak-anak umur lima tahun sudah pada pintar memainkan Smart Phone ketimbang belajar dan membaca buku. Ini perlu menjadi perhatian bersama, bagaimana kita selaku orang tua dapat mengawal anak-anak dalam melek teknologi,” terangnya.

Wawako Hendri berharap, rumah pustaka ini akan mendorong masyarakat terutama anak-anak untuk rajin membaca sehingga generasi muda Kota Padang menjadi generasi cerdas dan pintar.

“Kita tentu menyadari dengan membaca maka keilmuan dan pengetahuan kita akan bertambah,” pungkas wawako Hendri mengakhiri.

Sementara itu, Direktur Daerah II Arsip Nasional RI Wawan Sumanak mengatakan, Kabupaten/Kota seluruh Indonesia betugas mengarsipkan dokumen penting milik warganya. Apabila terjadi suatu peristiwa yang mengakibatkan hilangnya dokumen tersebut, maka warga dapat mengambil arsipnya itu, sehingga warga tidak perlu bersusah membuat yang baru.

“Setiap Kabupaten/kota memiliki warganya, maka ini kita serahkan sepenuhnya untuk mengarsipkan dokumen penting milik warganya seperti Kartu Kelurga (KK), Surat Nikah, Akta dan dokumen peting lainnya. Alhamdulillah dengan adanya Gerakan Rumah Pustaka dan Peduli Arsip Masyarakat akan dapat dilakukan perngarsipan terhadap dokumen penting masyarakat,” tutupnya.

Dikesempatan yang sama, kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Muji Susilawati mengatakan, Gerakan Rumah Pustaka dan Peduli Arsip Masyarakat (RP-PAM) dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang ke 350.

Muji menambahkan, untuk mendorong minat baca masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Padang juga membagikan buku kerumah-rumah warga. Total 200 rumah warga yang dapat pembagian buku secara gratis.

“Buku tersebut dibagikan dengan menggunakan tas, kemudian dikembalikan setiap tanggal 1 dan tanggal 15. Buku tersebut dibagikan kepada ayah ibu dan tiga orang anak,” jelas Muji.

Selain mendapatkan buku, Dinas Perpustakaan Kota Padang juga membantu mengarsipkan dokumen penting milik warga tersebut seperti Kartu Kelurga (KK), Surat Nikah dan dokumen penting Lainnya. “Semoga dengan hadirnya rumah baca dan sampainya buku-buku kerumah-rumah masyarakat dapat mendorong minat baca masyakat,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diadakan pelantikan Relawan Rumah Pustaka dan Peduli Arsip Masyarakat Kurao Pagang yang berjumlah 10 Orang. (Muliadi).