Rupiah dan Bursa Jadi Prioritas, DPR-Pemerintah Siapkan Jurus Baru Pulihkan Kepercayaan Pasar

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Stabilitas nilai tukar rupiah dan kinerja pasar saham menjadi perhatian utama pemerintah dan DPR RI dalam beberapa hari terakhir. Melalui serangkaian rapat maraton, berbagai strategi disusun untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional sekaligus merespons dinamika pasar global yang terus berubah.

Pertemuan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait kebijakan fiskal dan moneter. Langkah itu diarahkan untuk menciptakan stabilitas yang dibutuhkan dunia usaha dan investor.

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia. Kepercayaan investor dinilai menjadi faktor utama dalam mendukung penguatan rupiah dan pemulihan pasar modal.

Salah satu strategi yang dibahas adalah meningkatkan imbal hasil instrumen keuangan domestik agar lebih menarik bagi investor global. Dengan demikian, arus modal yang masuk diharapkan dapat membantu memperkuat posisi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Selain itu, koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter juga diperkuat guna memastikan likuiditas pasar tetap terjaga. Kebijakan tersebut dipandang penting untuk menjaga aktivitas ekonomi dan stabilitas sektor keuangan.

Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa prospek rupiah pada semester kedua tahun ini relatif lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Ia optimistis tekanan yang terjadi saat ini dapat dikurangi melalui kombinasi kebijakan yang tepat.

Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi berbagai gejolak global. Kepercayaan investor asing terhadap pasar keuangan domestik juga disebut masih terjaga berdasarkan sejumlah indikator ekonomi.

Di pasar saham, sentimen positif mulai terlihat setelah berbagai langkah koordinasi diumumkan. Penguatan IHSG menjadi salah satu indikator bahwa pelaku pasar merespons positif upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Kalangan dunia usaha menyambut baik langkah cepat yang dilakukan pemerintah dan DPR. Mereka berharap kebijakan yang disiapkan dapat memberikan kepastian serta mendukung iklim investasi yang lebih sehat.

Pengamat menilai momentum koordinasi ini perlu dimanfaatkan untuk mendorong reformasi ekonomi yang lebih luas. Tidak hanya menjaga stabilitas jangka pendek, tetapi juga memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia dalam menghadapi tantangan global di masa depan.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, DPR, dan otoritas keuangan, harapan terhadap penguatan rupiah dan pemulihan pasar modal kembali mengemuka. Langkah tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan sepanjang 2026.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.