Rupiah Tertekan Sentimen Global, Melemah ke Rp17.370 per Dolar AS di Perdagangan Pagi

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan pada perdagangan Kamis pagi setelah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Mata uang Garuda tercatat berada di level Rp17.370 per dolar AS.

Posisi ini menunjukkan pelemahan sekitar 44 poin atau 0,26 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Tekanan terhadap rupiah masih berlanjut seiring dominasi sentimen global di pasar keuangan.

Pelemahan rupiah tidak terjadi secara tiba-tiba. Dalam beberapa hari terakhir, mata uang domestik memang sudah berada dalam tren melemah akibat tekanan eksternal yang terus meningkat.

Salah satu faktor utama yang memengaruhi adalah kebijakan moneter Amerika Serikat. Sikap hawkish bank sentral AS atau The Federal Reserve membuat dolar AS semakin kuat di pasar global.

Keputusan The Fed mempertahankan suku bunga tinggi memicu kenaikan imbal hasil obligasi AS. Kondisi ini membuat investor global lebih memilih aset berbasis dolar dibandingkan mata uang negara berkembang.

Selain itu, indeks dolar AS yang menguat juga memberikan tekanan tambahan. Ketika dolar menguat, mata uang lain termasuk rupiah cenderung melemah.

Faktor geopolitik turut memperburuk kondisi. Ketegangan di Timur Tengah mendorong kenaikan harga minyak dunia yang berdampak pada tekanan inflasi global.

Indonesia sebagai negara pengimpor minyak ikut terdampak kondisi tersebut. Kenaikan harga energi meningkatkan kebutuhan dolar, sehingga mempersempit ruang gerak rupiah.

Di sisi lain, pergerakan mata uang Asia juga cenderung bervariasi. Namun rupiah termasuk yang masih berada di bawah tekanan dibanding beberapa mata uang lain di kawasan.

Analis memperkirakan rupiah masih akan bergerak fluktuatif dalam kisaran Rp17.300 hingga Rp17.400 per dolar AS dalam waktu dekat.

Dengan kondisi global yang belum stabil, pelaku pasar disarankan tetap waspada. Pergerakan rupiah ke depan sangat bergantung pada arah kebijakan global dan perkembangan geopolitik.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.