Satu klik untuk Pelayanan Masyarakat : SAPA Puskesmas Resmi Diluncurkan

by -

Padang, – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat transformasi layanan publik melalui inovasi SAPA Puskesmas (Sistem Akses Pelayanan Berbasis Visual).

Platform digital ini dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi pelayanan kesehatan secara cepat, akurat, dan transparan.

Inovasi yang digagas Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Desy Susanty, M.Kes, dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) tersebut mengintegrasikan informasi dari 24 puskesmas di Kota Padang dalam satu platform.

Melalui SAPA Puskesmas, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai jenis layanan, jadwal pelayanan, tenaga kesehatan, fasilitas yang tersedia, lokasi puskesmas, hingga layanan unggulan di setiap puskesmas.

“Selama ini masyarakat masih kesulitan memperoleh informasi pelayanan kesehatan secara lengkap. SAPA Puskesmas hadir agar seluruh informasi itu dapat diakses kapan saja dan di mana saja,” kata dr. Desy.

Ia menjelaskan, aplikasi tersebut juga memuat informasi sebaran 24 puskesmas, Rabies Center, puskesmas mampu bersalin (PONED), serta layanan PDP HIV/CT sehingga masyarakat dapat menentukan fasilitas kesehatan yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Kami ingin masyarakat lebih mudah memilih layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus datang lebih dulu ke puskesmas,” ujarnya.

Selain menyajikan informasi layanan, SAPA Puskesmas dilengkapi fitur virtual tour 360 derajat, peta lokasi, serta dokumentasi fasilitas.

Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat melihat kondisi puskesmas sebelum berkunjung. Tak hanya bermanfaat bagi masyarakat, aplikasi ini juga menjadi instrumen pendukung bagi Dinas Kesehatan Kota Padang dalam melakukan pengawasan.

Sistem tersebut memungkinkan pimpinan memantau kondisi sarana dan prasarana, ketersediaan sumber daya kesehatan, sekaligus menjadi dasar evaluasi dan perencanaan pembangunan berbasis data.

Dalam tahap pengembangan, SAPA Puskesmas akan dilengkapi fitur pengelolaan aset kesehatan berbasis QR Code, analisis geospasial, pelaporan kerusakan fasilitas, executive dashboard, hingga pemantauan ambulans secara real-time yang terhubung dengan PSC 119.

“Kami berharap SAPA Puskesmas dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat transparansi pelayanan publik di Kota Padang,” tutup dr. Desy.

Pengembangan SAPA Puskesmas melibatkan Dinas Kesehatan Kota Padang, seluruh puskesmas, Dinas Komunikasi dan Informatika, Bappeda, Bagian Hukum, OPD terkait, serta masyarakat sebagai pengguna layanan.

Ke depan, aplikasi ini juga direncanakan terintegrasi dengan Padang Mobile sebagai bagian dari transformasi digital Pemerintah Kota Padang.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.