Sebanyak 25 Penjahit Dapat Pelatihan Pengembangan Busana Melalui Dana Aspirasi Wulan Denura

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – 25 orang peserta yang lolos seleksi mendapatkan kesempatan mengikuti Pelatihan Pengembangan Busana dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh di ruang praktik SMKN 3 Payakumbuh, Senin (21/6).

Pelatihan menjahit yang bersumber dari dana aspirasi Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura itu dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh Yunida Fatwa bersama Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura, Kepala SMKN 3 Payakumbuh Dafrimal, dan Kabid Naker Aswad.

Baca Juga:  Wawako Erwin Yunaz Sambut Gembira Randang Mendunia Bersama Ibu Negara

Yunida Fatwa menyampaikan Pemerintah Kota Payakumbuh melalui OPD Teknis Disnakerin mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah lolos hari ini dalam mengikuti pelatihan menjahit ini, dari proses seleksi beberapa hari ini dilakukan bidang tenaga kerja, terpilihlah 25 orang peserta.

“Dimasa pandemi saat sekarang ini Pemko Payakumbuh memang lebih memperketat proses seleksinya, di samping harus memenuhi syarat tertentu, juga harus yang serius. Untuk itu manfaatkan dan pergunakanlah waktu dalam pelatihan ini dengan sebaik baiknya. Nantinya setelah pelatihan ini kami berharap ada peningkatan kewirausahaan, peningkatan kemampuan dalam rancang busana, meningkatnya keterampilan menjahit dan mampu membuat busana siap jadi,” kata Yunida.

Baca Juga:  Kejari Payakumbuh Ikuti Upacara Peringati Hari Bhakti Adhyaksa Ke-61 Secara Virtual.

Menurut panitia pelaksana, Kasi Pelatihan Tenaga Kerja Adriati dalam laporannya menjelaskan kegiatan ini bersumber dari dana aspirasi Wulan Denura selaku anggota DPRD Kota Payakumbuh.

Adapun persyaratan untuk dapat menjadi peserta pelatihan ini, para peserta diharuskan mempunyai keilmuan dasar tentang menjahit dan pada pelatihan ini yang diikutsertakan adalah yang sudah pernah mengikuti pelatihan pada masa sebelumnya dengan ditandai sertifikat dari penyelenggara.

No More Posts Available.

No more pages to load.