Sejarah dan Pencetus Hari Kesehatan Mental Sedunia dan Diperingati Setiap 10 Oktober

oleh -
Sejarah dan Pencetus Hari Kesehatan Mental Sedunia
Sejarah dan Pencetus Hari Kesehatan Mental Sedunia (img: Pexels/@Monstera)

SEMANGATNEWS.COM – Hari Kesehatan Mental Sedunia adalah hari yang diperingati secara internasional pada tanggal 10 Oktober setiap tahunnya.

Hari tersebut diperingati sebagai bentuk edukasi kepada pemuda dalam menjaga kesehatan mental hingga kesadaran.

Melansir laman wikipedia, Pada awalnya, Hari Kesehatan Mental Sedunia pertama kali dirayakan pada tahun 1992 atas prakarsa Federasi Dunia untuk Kesehatan Mental, sebuah organisasi kesehatan mental dunia dengan anggota dan kontak di lebih dari 150 negara.

Pada bulan Oktober Setiap tahunnya, ribuan pendukung datang untuk merayakan program kesadaran tahunan ini untuk memberikan perhatian pada kesehatan mental dan pengaruhnya yang besar terhadap kehidupan masyarakat di seluruh dunia.

Hari ini merupakan bagian dari minggu kesadaran di beberapa negara, seperti Minggu Kesehatan Mental di Australia.

Baca Juga:  Bacaan Do'a untuk Pahlawan G30S PKI dan Kata Mutiara Peringatan Gerakan 30 September

Orang yang memprakarsai atau pencetus Hari Kesehatan Mental sedunia adalah Wakil Sekretaris saat itu, Jenderal Richard Hunter.

Tema Hari Kesehatan Mental Sedunia

Hingga tahun 1994, hari tersebut tidak memiliki tema khusus selain menggalakkan pembelaan kesehatan mental secara umum dan mendidik masyarakat.

Pada tahun 1994, Hari Kesehatan Jiwa Sedunia untuk pertama kalinya dirayakan dengan tema atas saran Sekretaris Jenderal Eugene Brody. Temanya adalah “Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Mental di Seluruh Dunia.”

Nah, berikut tema Hari Kesehatan Mental Sedunia dari tahun ke-tahun:

Tahun Tema
2020 Bergerak untuk kesehatan mental: Peningkatan investasi dalam kesehatan mental[10]
2019 Promosi Kesehatan Mental dan Pencegahan Bunuh Diri
2018 Kaum muda dan kesehatan mental dalam mengubah dunia
2017 Kesehatan mental di tempat kerja
2016 Pertolongan Pertama Psikologis
2015 Martabat dalam Kesehatan Mental
2014 Hidup dengan Skizofrenia
2013 Kesehatan mental dan orang dewasa yang lebih tua
2012 Depresi: Krisis Global
2011 Dorongan Besar: Berinvestasi dalam Kesehatan Mental
2010 Kesehatan Mental dan Penyakit Fisik Menahun
2009 Kesehatan Mental dalam Perawatan yang Pokok: Meningkatkan Perawatan dan Mempromosikan Kesehatan Mental
2008 Menjadikan Kesehatan Mental sebagai Prioritas Global: Meningkatkan Pelayanan melalui Pembelaan dan Tindakan Warga Negara
2007 Kesehatan Mental dalam Mengubah Dunia: Dampak Budaya dan Keberagaman
2006 Membangun Kesadaran – Mengurangkan Risiko: Penyakit Mental & Bunuh Diri
2005 Kesehatan Mental dan Fisik di seluruh Rentang Hidup
2004 Hubungan antara Kesehatan Fisik & Mental: gangguan yang terjadi bersamaan
2003 Gangguan Emosional dan Perilaku Anak & Remaja
2002 Pengaruh Trauma dan Kekerasan terhadap Anak & Remaja
2000-2001 Kesehatan Mental dan Pekerjaan
1999 Kesehatan Mental dan Penuaan
1998 Kesehatan Mental dan Hak Asasi Manusia
1997 Anak-Anak dan Kesehatan Mental
1996 Wanita dan Kesehatan Mental
Baca Juga:  Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia 10 Oktober, Apa Pengaruh Pandemi Covid-19 Dengan Kejiwaan?

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia didukung oleh WHO melalui peningkatan kesadaran mengenai masalah kesehatan mental menggunakan hubungan yang kuat dengan Kementerian Kesehatan dan pertubuhan masyarakat madani di seluruh dunia. WHO juga mendukung pengembangan bahan teknis dan komunikasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.