Sejarah Hari Anak Nasional (HAN) 23 Juli: Peringatan Hari Anak Nasional di Masa Pandemi

oleh -
Sejarah Hari Anak Nasional 23 Juli foto Pixabayacom, ilustrasi: Hari H

SEMANGATNEWS.COM – Setiap tahunnya, Hari Anak Nasional diperingati Setiap tanggal 23 Juli.  Namun, di berbagai negara belahan dunia, Hari Anak diperingati pada tanggal yang berbeda dari negara lainnya. Secara Universal, Hari Anak diperingati setiap tanggal 20 November.

Hari tersebut diperingati dengan tujuan untuk menghotmati  hak anak-anak di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri, Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tanggal 23 Juli setiap tahunnya.

Penetapan tanggal tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984. Melansir situs detiknews, Peringatan Hari Anak Nasional juga menjadi gagasan dari Kongres Wanita Indonesia (Kowani) yang mengupayakan penetapan Hari Kanak-Kanak Nasional.

Baca Juga:  Kunci Jawaban Tema 2 Kelas 2 Halaman 29 30 32 33 34 35, Subtema 1 Bermain di Lingkungan Rumah: Pembelajaran 4

Kemudian, pada Mei 1952 digelar Pekan Kanak-kanak. Anak-anak berpawai di depan Istana Merdeka dan disambut Presiden Sukarno.
Namun penentuan Hari Anak Nasional jatuh pada 23 Juli sangat panjang dan rumit.

Baca Juga: 21 Twibbon Hari Anak Nasional 2021, Bingkai Foto Pilihan di twibbonize.com

Akhirnya ketika Undang-Undang No. 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak disahkan pada 23 Juli 1979 muncul usulan agar tanggal tersebut dipakai sebagai Hari Anak Nasional. Baru kemudian pada 1984 keluar Keppres yang mengesahkan tanggal itu dipakai sebagai Hari Anak Nasional.

Baca Juga:  Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 1 Halaman 53 54 55 57 58, Subtema 2: Kegiatan Siang Hari, Pembelajaran 3

Nah, pada masa pandemi ini perayaan Hari Anak Nasional dirayakan secara berbeda. Melansir situs detiknews, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji bersama dengan anggotanya memberikan edukasi terkait protokol kesehatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.