Jakarta, Semangatnews.com – Yosika Ayumi membagikan cerita di balik proses perkenalannya dengan keluarga Aksa Uyun sebelum keduanya menikah. Ia mengungkapkan bahwa momen yang sempat viral sebagai “ospek” dari Soimah ternyata meninggalkan pelajaran hidup yang sangat berharga baginya.
Saat pertama kali bertemu, Yosika mengaku harus menghadapi berbagai pertanyaan dari Soimah. Situasi tersebut membuatnya gugup hingga emosional karena merasa sedang diuji untuk membuktikan keseriusannya menjalin hubungan dengan Aksa.
Perempuan tersebut bahkan mengaku pernah menangis setelah pertemuan itu. Ia sempat berpikir untuk mengakhiri hubungan karena merasa belum cukup percaya diri menghadapi berbagai tantangan yang muncul.
Namun seiring waktu, pandangannya berubah. Yosika menyadari bahwa sikap Soimah dilakukan bukan untuk menolak dirinya, melainkan sebagai bentuk perhatian seorang ibu yang ingin memastikan putranya mendapatkan pendamping terbaik.
Ia pun mengingat pesan Soimah agar selalu menjaga komunikasi dalam rumah tangga dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi ujian setelah menikah. Nasihat itu kini menjadi pegangan Yosika dalam menjalani kehidupan bersama Aksa.
Yosika juga mengungkapkan bahwa Soimah merupakan pribadi yang sangat menyayangi keluarganya. Di balik sikap tegas yang terlihat di awal, sang seniman memiliki kepedulian besar terhadap kebahagiaan anak-anaknya.
Hubungan keduanya kini semakin dekat setelah resmi menjadi keluarga. Yosika mengaku sering mendapatkan dukungan serta nasihat dari Soimah dalam menjalani peran sebagai istri.
Cerita tersebut menarik perhatian publik karena memperlihatkan sisi lain dari hubungan antara mertua dan menantu. Banyak orang menilai bahwa proses saling mengenal memang memerlukan waktu dan keterbukaan dari kedua belah pihak.
Warganet juga memberikan banyak komentar positif terhadap kisah tersebut. Mereka menilai pengalaman Yosika menunjukkan bahwa kesan pertama yang menegangkan tidak selalu berakhir buruk.
Menurut Yosika, pengalaman menghadapi “ospek” justru membuatnya lebih siap memasuki kehidupan pernikahan. Ia merasa semakin memahami pentingnya membangun hubungan yang baik, tidak hanya dengan pasangan, tetapi juga dengan seluruh anggota keluarga.
Kini, kenangan yang dahulu sempat membuatnya menangis justru berubah menjadi cerita penuh makna. Yosika percaya setiap nasihat dan perhatian dari Soimah merupakan bekal berharga untuk membangun rumah tangga yang langgeng, harmonis, dan saling menghargai.(*)

