Jakarta, Semangatnews.com – Persib Bandung sempat menghadapi masalah serius setelah FIFA menjatuhkan larangan pendaftaran pemain baru akibat sengketa dengan mantan pelatihnya, Robert Rene Alberts. Kini polemik tersebut memasuki babak akhir setelah Persib memenuhi kewajiban pembayaran yang menjadi dasar persoalan.
Robert Alberts kemudian memberikan penjelasan mengenai sengketa tersebut. Mantan pelatih Persib itu membeberkan latar belakang perselisihan pembayaran yang sebelumnya membuat nama klub dan dirinya kembali menjadi sorotan.
Permasalahan bermula dari adanya kewajiban finansial yang menurut proses penyelesaian sengketa harus dipenuhi Persib. Ketika kewajiban tersebut belum diselesaikan, perkara berkembang hingga akhirnya mendapatkan perhatian dari FIFA.
Sanksi yang dijatuhkan FIFA berupa FIFA Registration Ban. Artinya, Persib sempat menghadapi pembatasan dalam mendaftarkan pemain baru sampai persoalan yang menjadi dasar sanksi tersebut diselesaikan.
Bagi klub yang tengah mempersiapkan kompetisi, kondisi tersebut tentu dapat menghambat rencana transfer. Manajemen harus memastikan persoalan di luar lapangan segera diselesaikan agar tidak berpengaruh terhadap kebutuhan tim.
Robert kemudian menegaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan hak finansial berdasarkan hubungan kontraktualnya dengan Persib. Ia akhirnya memilih membuka penjelasan setelah isu mengenai sengketa tersebut menjadi perhatian luas.
Dalam perkembangan terbaru, Persib telah melakukan pembayaran kepada Robert. Nilai kewajiban yang diberitakan mencapai sekitar Rp3 miliar, meski pokok persoalannya merupakan bagian dari sengketa kontrak yang telah melalui proses penyelesaian.
Setelah kewajiban tersebut dipenuhi, FIFA mencabut larangan pendaftaran pemain yang sebelumnya diberikan kepada Persib. Dengan demikian, klub tidak lagi berada dalam status terkena Registration Ban akibat perkara tersebut.
Penyelesaian ini menjadi angin segar bagi Persib yang dapat kembali fokus pada agenda kompetisi. Manajemen juga tidak lagi dibayangi persoalan registrasi pemain yang sebelumnya berpotensi mengganggu strategi klub.
Kasus Robert Alberts menjadi pengingat bahwa persoalan kontrak dalam sepak bola profesional memiliki konsekuensi panjang. Ketika kewajiban tidak diselesaikan sesuai ketentuan, klub dapat menghadapi proses sengketa hingga sanksi dari otoritas sepak bola internasional.
Kini hubungan Persib dan Robert Alberts memasuki fase baru setelah kewajiban finansial diselesaikan. Polemik yang sempat membuat Maung Bandung terkena sanksi FIFA tersebut pun berakhir dengan pencabutan larangan registrasi pemain.(*)

