Jakarta, Semangatnews.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Selasa (27 Januari 2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan TNI dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Teddy menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Panglima TNI. Ia menilai komunikasi dan koordinasi antarlembaga merupakan kunci utama dalam memastikan kebijakan pemerintah dapat berjalan efektif hingga ke tingkat akar rumput.
Pembahasan antara Seskab dan Wakil Panglima TNI mencakup sejumlah agenda prioritas nasional yang saat ini tengah digencarkan pemerintah. Salah satu fokus utama adalah penguatan peran TNI dalam mendukung implementasi program-program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Program Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu topik yang dibahas secara mendalam. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penguatan koperasi sebagai tulang punggung perekonomian lokal.
Selain itu, program Makan Bergizi Gratis juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, dengan melibatkan berbagai pihak termasuk dukungan logistik dan operasional dari TNI.
Pengembangan Kampung Nelayan turut dibahas sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Keterlibatan TNI dinilai dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dasar serta pendampingan bagi nelayan di berbagai daerah.
Isu pemulihan wilayah terdampak bencana juga menjadi agenda penting dalam pertemuan tersebut. Pemerintah dan TNI sepakat untuk terus memperkuat koordinasi guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya di wilayah Sumatra yang terdampak bencana alam.
Teddy menegaskan bahwa peran aktif TNI di lapangan sangat membantu pemerintah dalam menjalankan program-program nasional. Kehadiran TNI tidak hanya memperkuat kapasitas pelaksanaan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.
Sementara itu, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung kebijakan dan program pemerintah. Ia menyampaikan bahwa TNI siap bersinergi demi kepentingan bangsa dan negara.
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam program-program nonmiliter merupakan bagian dari pengabdian kepada rakyat. Hal tersebut sejalan dengan semangat TNI sebagai tentara rakyat yang selalu hadir di tengah masyarakat.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh rasa saling menghormati. Kedua pihak sepakat bahwa sinergi yang solid antara pemerintah dan TNI harus terus dijaga dan ditingkatkan.
Melalui pertemuan ini, diharapkan koordinasi antara Sekretariat Kabinet dan TNI semakin kuat. Sinergi tersebut diyakini mampu mempercepat pencapaian target pembangunan nasional secara merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.(*)
