Jakarta, Semangatnews.com – Band legendaris Sheila on 7 akhirnya blak-blakan mengenai salah satu fase paling berat dalam perjalanan karier mereka. Album Pejantan Tangguh yang kini dianggap ikonik ternyata sempat mengalami penjualan di bawah ekspektasi.
Pengakuan itu disampaikan langsung oleh sang vokalis, Akhdiyat Duta Modjo atau Duta, dalam sebuah jumpa pers di Jakarta. Ia mengakui saat proses pembuatan album tersebut, ego para personel sedang berada di titik paling tinggi.
Menurut Duta, saat itu Sheila On 7 lebih memilih mengikuti selera musik pribadi dibanding mendengarkan masukan dari label rekaman. Keputusan tersebut membuat warna musik album menjadi jauh berbeda dibanding karya-karya mereka sebelumnya.
Band asal Yogyakarta itu kala itu banyak terpengaruh musik alternatif internasional seperti Radiohead dan Silverchair. Eksperimen musik tersebut ternyata tidak sepenuhnya diterima pasar musik Indonesia saat itu.
“Secara industri mungkin penjualannya kurang,” ungkap Duta saat mengenang perjalanan album tersebut. Meski demikian, ia menilai secara musikal album itu justru memberi kepuasan besar bagi para personel Sheila On 7.
Gitaris Eross Candra juga mengakui masa itu menjadi pelajaran penting bagi band mereka. Ia menyebut Sheila On 7 akhirnya belajar membedakan mana referensi musik yang cocok dituangkan ke album dan mana yang sebaiknya disimpan sebagai konsumsi pribadi.
Meski dianggap kurang sukses dibanding album sebelumnya, Pejantan Tangguh sebenarnya tetap mencatat penjualan fantastis. Album tersebut dilaporkan terjual lebih dari 450 ribu kopi dan meraih sertifikasi triple platinum di Indonesia.
Album itu juga melahirkan sejumlah lagu populer seperti Pejantan Tangguh, Itu Aku, dan Pemuja Rahasia yang masih sering diputar hingga sekarang.
Bagi para penggemar, album tersebut justru dianggap sebagai salah satu karya paling berani dalam perjalanan Sheila On 7. Banyak pendengar menilai perubahan warna musik di album itu menunjukkan sisi eksploratif band yang tidak takut keluar dari zona nyaman.
Kini, setelah lebih dari dua dekade berkarier, Sheila On 7 tetap menjadi salah satu band paling dicintai di Indonesia. Lagu-lagu mereka masih memiliki tempat kuat di hati berbagai generasi pecinta musik Tanah Air.
Pengakuan jujur soal kegagalan dan ego masa muda itu pun menuai banyak respons positif dari penggemar. Banyak yang menilai keterbukaan Sheila On 7 justru menjadi bukti kedewasaan mereka dalam memandang perjalanan panjang di industri musik Indonesia.(*)

