Jakarta, Semangatnews.com – Keputusan Sienna Ameerah Kasyafani melepas hijab menjadi sorotan publik dan memicu berbagai tanggapan di media sosial. Ayahnya, Ben Kasyafani, akhirnya angkat bicara mengenai hal tersebut.
Ben mengaku awalnya menanggapi santai kabar yang ramai diperbincangkan tersebut. Ia menyebut bahwa banyak pihak justru memberikan dukungan terhadap keputusan sang anak.
Menurutnya, keputusan Sienna untuk mengenakan maupun melepas hijab merupakan pilihan pribadi. Ia menegaskan bahwa sejak awal, keputusan memakai hijab pun datang dari keinginan anaknya sendiri.
Di usia 13 tahun, Sienna dinilai sedang berada dalam masa transisi menuju remaja. Ben memahami bahwa fase ini merupakan masa pencarian jati diri yang wajar dialami oleh anak seusianya.
Meski begitu, Ben tidak menampik sempat merasa khawatir saat isu tersebut menjadi perbincangan publik. Ia takut keputusan anaknya memicu polemik di masyarakat.
Namun, kekhawatiran itu perlahan mereda karena respons yang diterima cenderung positif. Banyak pihak memberikan dukungan tanpa menyudutkan keluarga mereka.
Ben menegaskan bahwa dirinya selalu menjaga komunikasi terbuka dengan Sienna. Ia mendorong anaknya untuk selalu berbagi cerita, termasuk dalam mengambil keputusan penting.
Baginya, peran orang tua tidak hanya mengarahkan, tetapi juga mendengarkan. Ia ingin menjadi sosok yang dipercaya anak, bukan sekadar figur otoritas.
Dalam menghadapi situasi ini, Ben juga mengaku terus belajar menjadi orang tua yang lebih baik. Ia menyadari bahwa mendidik anak di era sekarang membutuhkan pendekatan yang berbeda.
Ia pun menekankan pentingnya keseimbangan antara nilai-nilai yang diyakini dengan kondisi psikologis anak. Menurutnya, dialog menjadi kunci utama dalam hubungan orang tua dan anak.
Keputusan Sienna ini pun menjadi pengingat bahwa dinamika keluarga, terutama dalam masa pertumbuhan anak, membutuhkan komunikasi yang terbuka dan penuh pengertian.(*)

