Situjuahbatua Baralek Gadang, Partisipasi Masyarakat Tembus Rp2,4 Miliar

oleh -
IMG-20200114-WA0006

Semangatnews Limapuluh Kota – Masyarakat dan perantau nagari Situjuahbatua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, sejak Minggu (12/1) hingga Senin mendatang (20/1), barolek gadang atau menggelar pesta adat berskala besar. Pesta bertajuk “Situjuah Batua Art dan Culture Festival” yang melibatkan lebih dari 5.000 masyarakat dan perantau ini, selain sarat dengan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, juga merupakan rangkaian dari peringatan Peristiwa Situjuah 15 Januari 1949 sebagai mata rantai sejarah PDRI 1948-1949.

Baca Juga:  Korban Banjir di Kec. Lengayang Dapat Bantuan Bupati Hendrajoni

Pantauan media ini, “Situjuah Batua Art dan Culture Festival”, mulai dipanaskan pada Minggu lalu (12/1). Ditandai dengan arak-iriang (arak-arakan) masyarakat adat. Arak-arakan yang diprakarsai Ikatan Keluarga Situjuah Batua (IKSB) Nusantara dan didukung penuh pemerintah beserta Lembaga Adat Nagari Situjuahbatua ini, melewati areal Sawah Pinang Situjuahbatua nan eksotis.

Dalam arak-arakan ini, niniak-mamak dan bundo kanduang Situjuahbatua dipimpin langsung  Pucuak Adat Situjuah MKH Dt Majo Kayo atau Datuak Udo, mengenakan baju kebesaran masing-masing. Selama arak-iriang berlangsung, ditampilkan berbagai macam seni tradisi anak nagari Situjuahbatua. Mulai dari silek lonyah (silat dalam lumpur), dabuih (debus), rebana, talempong pacik, gandang tambuah, hingga randai.

Acara arak-iriang di Situjuahbatua ini juga mendapat perhatian luas dari ratusan fotografer nasional dan lokal. Karena dalam arak-iriang ini, panitia dipimpin Dodi Dt Katumanggungan, bersama Ketua IKSB Nusantara Doffi Djohar Dt Kuku dan Ketua IKSB Jabodetabek Feri Domnal, juga menggelar lomba fotografi. Dimana, dalam lomba ini, tampil tiga dewan juri, yakni Muhammad Fadhli, Iggoy El Fitra, dan Boddy CH.