Situs Warisan Dunia Iran Rusak Akibat Serangan AS-Israel, Jejak Peradaban Terancam Hilang

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel tidak hanya menimbulkan korban manusia, tetapi juga meninggalkan luka mendalam pada warisan budaya dunia. Sejumlah situs bersejarah yang telah diakui secara global dilaporkan mengalami kerusakan serius.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa berbagai situs warisan dunia di Iran mengalami dampak langsung maupun tidak langsung akibat serangan udara. Gelombang ledakan dan serpihan rudal menyebabkan kerusakan pada bangunan-bangunan bersejarah.

Kementerian Warisan Budaya Iran mengungkapkan bahwa sedikitnya 140 situs budaya di berbagai wilayah terdampak konflik. Kerusakan tersebar di lebih dari 20 provinsi dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Beberapa kota bersejarah seperti Teheran dan Isfahan menjadi wilayah yang paling terdampak. Di Teheran saja, puluhan situs dilaporkan mengalami kerusakan akibat guncangan ledakan dan serangan di sekitarnya.

Salah satu situs yang terdampak adalah Istana Golestan, yang merupakan warisan dunia UNESCO. Bagian interior istana mengalami kerusakan pada kaca, ornamen, hingga struktur dekoratif akibat dampak ledakan.

Selain itu, Masjid Jameh di Isfahan yang berusia lebih dari seribu tahun juga dilaporkan mengalami kerusakan. Situs ini dikenal sebagai salah satu contoh penting arsitektur Islam klasik.

Kerusakan tidak selalu berasal dari serangan langsung, melainkan juga dari gelombang kejut dan serpihan rudal. Hal ini membuat bangunan tua yang rapuh menjadi sangat rentan terhadap dampak konflik.

Organisasi internasional seperti UNESCO menyatakan kekhawatiran mendalam terhadap kondisi ini. Beberapa situs bahkan telah masuk dalam daftar yang perlu pengawasan ketat akibat risiko kerusakan lebih lanjut.

Para ahli menilai bahwa kerusakan situs bersejarah merupakan kehilangan besar bagi peradaban manusia. Warisan tersebut tidak hanya milik Iran, tetapi juga bagian dari sejarah dunia.

Di tengah konflik yang terus berlangsung, upaya perlindungan situs budaya menjadi semakin sulit dilakukan. Situasi keamanan yang tidak stabil membuat proses pemulihan juga terhambat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perang tidak hanya menghancurkan masa kini, tetapi juga berpotensi menghapus jejak masa lalu yang tak tergantikan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.