Jakarta, Semangatnews.com – Veda Ega Pratama akan menghadapi tantangan berat pada Moto3 Inggris 2026. Pembalap Indonesia tersebut harus mengawali balapan dari posisi ke-16 setelah hasil kualifikasi menempatkannya di barisan tengah starting grid.
Balapan Moto3 Inggris dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Silverstone pada Minggu (9/8/2026). Posisi start tersebut membuat Veda harus bekerja ekstra keras jika ingin membawa pulang hasil maksimal dari seri kali ini.
Start dari posisi ke-16 berarti Veda harus langsung terlibat dalam pertarungan sengit sejak awal. Di kelas Moto3, pembalap biasanya berkelompok dalam jarak yang sangat rapat sehingga peluang menyalip terbuka hampir sepanjang balapan.
Kondisi tersebut sebenarnya dapat menjadi peluang bagi Veda. Dengan start yang baik, ia bisa segera memangkas jarak dengan pembalap di depannya dan masuk ke dalam rombongan yang memperebutkan posisi lebih tinggi.
Namun, Veda juga harus menjaga konsistensi. Terlalu agresif pada awal balapan justru berisiko membuat ban cepat kehilangan performa atau menyebabkan kontak dengan pembalap lain.
Karakter Silverstone turut menjadi tantangan tersendiri. Sirkuit ikonik Inggris tersebut memiliki lintasan panjang dengan kombinasi tikungan cepat dan bagian teknis yang membutuhkan kontrol motor secara presisi.
Veda dan Honda Team Asia perlu memanfaatkan seluruh informasi yang diperoleh dari sesi latihan dan kualifikasi. Data tersebut dapat digunakan untuk menentukan pendekatan terbaik menghadapi balapan yang berlangsung dalam tempo tinggi.
Selain strategi tim, kemampuan Veda membaca situasi di lintasan juga akan sangat menentukan. Posisi pembalap dapat berubah drastis hanya dalam beberapa tikungan apabila terjadi pertarungan rapat di dalam rombongan.
Target realistis Veda tentu memperbaiki posisi dari tempat ke-16. Jika mampu menembus kelompok depan dan finis di zona poin, hasil tersebut akan menjadi tambahan berharga bagi perjalanan musimnya.
Tekanan untuk meraih hasil positif tetap ada, tetapi Veda memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan melalui performa saat balapan. Start dari posisi tengah bukan berarti peluang meraih hasil bagus telah tertutup.
Publik Indonesia kini menantikan aksi Veda Ega Pratama di Silverstone. Perjuangannya dari posisi ke-16 akan menjadi salah satu perhatian dalam Moto3 Inggris 2026, terutama apakah ia mampu melakukan comeback dan mengakhiri balapan dengan hasil yang membanggakan.(*)

