Padang Panjang, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang terus meneguhkan komitmennya dalam membangun karakter religius masyarakat melalui pelaksanaan program Subuh Mubarakah. Kegiatan ini kembali digelar di Masjid Nurul Amri, Kelurahan Balai-Balai, Ahad (18/1), dengan melibatkan jajaran pemerintah dan masyarakat setempat.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis yang diwakili Wakil Wali Kota, Allex Saputra menyampaikan apresiasi kepada pengurus masjid dan seluruh jemaah yang konsisten memakmurkan masjid melalui salat Subuh berjemaah. Menurutnya, Subuh Mubarakah menjadi salah satu instrumen penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter umat. Melalui Subuh Mubarakah, kita membangun kebiasaan positif yang membentuk pribadi disiplin, jujur, dan bertanggung jawab,” ujar Allex dalam sambutannya.
Ia menambahkan, pembiasaan salat Subuh berjemaah memiliki dampak besar dalam membentuk ketahanan moral dan spiritual masyarakat, sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwarga. Pemerintah Kota, kata dia, akan terus mendukung kegiatan keagamaan yang mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius.
Kegiatan Subuh Mubarakah tersebut diisi dengan tausiyah oleh Ustaz Muhammad Arif Tuanku Bandaro Sati. Dalam ceramahnya, ia mengajak jemaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembelajaran dan pembinaan akhlak.
Ustaz Arif menekankan bahwa salat memiliki peran penting dalam membentuk perilaku seseorang. Menurutnya, salat yang dijaga dengan baik akan menjadi benteng diri dari perbuatan tercela dan membimbing manusia menuju akhlak yang mulia.
“Salat adalah sarana membersihkan hati dan memperbaiki sikap. Jika salat dijaga, insyaallah perilaku juga akan terjaga,” tuturnya di hadapan jemaah.
Selain rangkaian ibadah dan tausiyah, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi sosial. Pengurus Masjid Nurul Amri menyalurkan bantuan kepada empat orang anak yatim berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp3 juta. Selain itu, sebanyak 39 orang duafa menerima paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, dan telur.
Penyaluran bantuan tersebut disambut hangat oleh para penerima manfaat dan menjadi bagian dari semangat berbagi dalam Subuh Mubarakah. Kegiatan ini dinilai mampu menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Melalui Subuh Mubarakah, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, ulama, pengurus masjid, dan masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat fondasi spiritual sekaligus mewujudkan Padang Panjang sebagai kota yang religius, aman, damai, dan penuh keberkahan.(eti)
