Tak Ada Wacana Bekukan KPK: Arteria Dahlan

by -

SEMANGAT JAKARTA -Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dengan tegas mengatakan, “Saya siap mundur jika KPK dibekukan.” Statemen ini sekaligus menepis tudingan terhadap diskursus pembekuan atau pembubaran KPK oleh DPR.

Anggota F-PDI Perjuangan ini ingin mengklarifikasi bahwa tidak ada wacana pembekuan KPK dari fraksinya, setelah koleganya sendiri di fraksi sempat mengeluarkan pernyataan usulan pembekuan KPK.

“Kritik tajam yang dilontarkannya saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan komisioner KPK merupakan bentuk kecintaannya pada KPK,” kata Arteria Dahlan dalam rilisnya yang diterima parlementaria,com, Rabu (13/9/2017) (12/9/2017).

“Perlu diketahui bahwa pembicaraan Saya dalam rapat tersebut sekitar 18 menit. Saya dengan tegas mengatakan, Saya siap mundur jika KPK dibekukan. Ini merupakan komitmen Saya mendukung penguatan dan perbaikan KPK. Saya cinta KPK, Saya cinta NKRI,” terang politisi muda berdarah Minang itu.

Sebagai anggota Pansus, ia memang ingin minta klarifikasi dan jawaban jelas dari KPK menyangkut banyak temuan penyelewengan oleh para penyidik KPK. Pada bagian lain, politisi dari dapil Jatim VI itu, juga mengeritik para komisioner KPK yang tak mengembangkan dialektika kebangsaan dalam sebuah rapat resmi kenegaraan. Maksudnya, Arteria mengeritik keras para komisioner yang tak menyebut para anggota DPR dengan kata “yang terhormat” saat pertama menyampaikan paparan di hadapan rapat.

“Yang terhormat tidak dimaksudkan sebagai gila hormat atau ingin dihormati. Tetapi, ini lebih mengingatkan kepada kami anggota DPR untuk berperilaku terhormat. Itu esensinya,” kata Arteria dengan mencontohkan Presiden Jokowi selalu menyebut yang terhormat kepada para pimpinan dan anggota DPR RI. Sementara komisioner KPK tak sedikit pun menyebut itu.

“Saya sangat menyayangkan tidak terlihat dialektika kebangsaan yang biasa muncul dalam forum rapat-rapat kenegaraan di DPR. Terlihat ada dinding besar bersekat. Terkesan ada kaum sana dan ada kaum sini, bukan sebagai balutan keluarga besar Indonesia Raya,” kritik Arteria yang ditujukan kepada para komisioner KPK.(Parlementariacom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.