Jakarta, Semangatnews.com — Marc Márquez resmi dinobatkan sebagai juara dunia MotoGP 2025 setelah tampil konsisten di Grand Prix Jepang, mengukuhkan gelar ketujuhnya di kelas premier.
Di luar lintasan, sang juara juga memperlihatkan sisi manusiawi: bagaimana ia merawat dirinya sendiri setelah melewati musim penuh tekanan. Salah satu rahasianya: memilih Kahf Face Wash, produk pembersih wajah lokal dari Indonesia, sebagai bagian dari rutinitas harian.
Kahf sendiri dikenal dengan varian seperti Triple Action Oil & Comedo Defense Face Wash yang diklaim mampu menyerap minyak berlebih tanpa menghilangkan kelembapan kulit. Produk ini juga mengandung formulasi dengan charcoal dan teknologi “HydroBalance” agar kulit tetap seimbang.
Dalam dunia olahraga balap, menjaga kondisi fisik bukan saja soal kebugaran otot dan mental — kulit juga ikut diuji oleh paparan debu, keringat, sinar matahari, dan angin kencang. Pilihan pembersih wajah yang tepat bisa menjadi bagian dari “perawatan setelah perlombaan.”
Dengan memilih merek lokal seperti Kahf, Márquez pun menunjukkan dukungan terhadap produk-produk Indonesia. Momen ini bisa menjadi contoh bagaimana atlet internasional mampu memengaruhi persepsi publik terhadap merek lokal.
Media MotoGP resmi pun menyebutkan bahwa perjuangan Márquez meraih gelar ini adalah salah satu comeback terbesar olahraga motor, setelah 2.184 hari tanpa gelar kelas premier.
Di Jepang, finis di posisi kedua sudah cukup untuk memastikan gelar karena jarak poin yang tidak mungkin dikejar lagi oleh rival terdekat.
Walaupun foto atau caption itu mungkin bagian dari kolaborasi promosi, fakta bahwa ia menyebut Kahf secara terbuka membawa sorotan besar pada merek tersebut — dan potensi pasar internasional untuk produk skincare lokal Indonesia.
Bagi penggemar Márquez dan pengamat pasar kecantikan, kolaborasi seperti ini akan terus diawasi: apakah ini sekadar endorsement sesaat, atau awal dari rangkaian dukungan berkelanjutan antara atlet dunia dan brand lokal.
Satu hal yang pasti: ketika seorang juara dunia memilih produk tertentu sebagai bagian dari perawatan diri, publik akan semakin tertarik untuk mencoba. Dan dalam dunia di mana image dan performa berjalan beriringan, pilihan seperti ini bukan hanya soal iklan — melainkan pernyataan gaya hidup dari seorang atlet kelas dunia.(*)

