Tangsel Perkuat Arah Pembangunan Berkelanjutan, Pemkot Fokus Benahi Layanan dan Infrastruktur

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mempercepat pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempersiapkan kota yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Fokus ini sejalan dengan misi Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan untuk menciptakan tata kota yang modern dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Benyamin menyampaikan bahwa seluruh program pembangunan dirancang berdasarkan usulan masyarakat dan analisis kebutuhan lapangan. Penekanan difokuskan pada pentingnya memastikan setiap penggunaan anggaran benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga serta memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan kota.

Salah satu prioritas utama tahun ini adalah pengendalian banjir. Pemerintah kota telah membangun dan merehabilitasi saluran drainase, menata sungai di puluhan titik, mendirikan sejumlah kolam retensi, hingga menambah rumah pompa. Selain itu, Pemkot juga menata drainase kota sepanjang puluhan kilometer untuk mengurangi risiko genangan di kawasan padat penduduk.

Untuk tahun mendatang, rencana pembangunan ditingkatkan dengan penambahan kolam retensi baru, pembangunan tanggul sungai, serta memperluas jaringan drainase. Pemkot juga berencana membangun beberapa stasiun rumah pompa banjir tambahan sebagai langkah antisipatif menghadapi cuaca ekstrem.

Tangsel Terang menjadi program prioritas berikutnya. Pada 2025, lebih dari seribu titik lampu penerangan jalan terpasang di berbagai wilayah. Program ini merupakan lanjutan dari upaya membangun ribuan titik penerangan yang telah dilakukan sejak 2024. Target jangka panjangnya adalah menyediakan setidaknya 15.000 titik lampu hingga 2029.

Pada sektor jalan dan konektivitas, perbaikan dan pemeliharaan dilakukan sepanjang ratusan kilometer. Selain itu, Pemkot membangun sejumlah jembatan baru yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Tangsel.

Tidak hanya pembangunan fisik, pengelolaan sampah juga menjadi fokus besar. Pemkot memperkuat fasilitas dari hulu ke hilir, mulai dari TPS3R, pusat pengolahan sampah menengah, bank sampah, hingga rumah maggot. Program kerja sama pengolahan sampah menjadi energi listrik turut dipersiapkan sebagai langkah jangka panjang.

Penataan ruang publik turut menjadi sorotan. Sejumlah taman lingkungan dan koridor jalan utama dirawat secara intensif, sementara alun-alun di beberapa kecamatan direvitalisasi agar lebih layak digunakan sebagai ruang interaksi warga. Pemerintah juga menata kawasan kumuh di berbagai kecamatan agar lebih nyaman dan sehat.

Dalam sektor perumahan dan sanitasi, Pemkot telah membangun dan merehabilitasi ribuan rumah tidak layak huni. Penyediaan sarana air bersih dan tangki septik juga diperluas untuk mendukung sanitasi lingkungan yang lebih baik serta mencegah pencemaran.

Di tingkat komunitas, program RW Mandiri Tahan Pangan (RW Mantap) didorong sebagai bentuk pemberdayaan warga melalui urban farming. Program ini membantu meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Keseluruhan program pembangunan ini menegaskan bahwa arah pembangunan Tangsel tidak hanya mengejar pertumbuhan fisik kota, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi. Kolaborasi antara pemerintah, warga, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan implementasi kebijakan ini.

Dengan serangkaian langkah strategis tersebut, Pemkot Tangsel berharap dapat mewujudkan kota yang lebih nyaman, aman, dan berdaya saing tinggi. Pembangunan yang berorientasi jangka panjang ini diharapkan mampu menjadikan Tangsel sebagai salah satu kota terbaik dalam tata kelola urban di Indonesia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.