Tanpa Garuda Indonesia Siapkan Maskapai Pelita Air

oleh -
pict-ilst-ist.

SEMANGATNEWS.COM – Beragam unit usaha berbasis bisnis saat ini masih dihantui ketidakpastian akibat semakin meluasnya pandemi Covid-19 diseluruh dunia.

Bisnis penerbangan di Indonesia merupakan salah satu yang paling terdampak sehingga membuat kinerja keuangan Garuda Indonesia diperkirakan sulit bertahan.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan bahwa saat ini Garuda sedang menjalani proses negosiasi dan prioritas pemerintah adalah menyelamatkan Garuda Indonesia.

Disinyalir keuangan Garuda bisa berujung kepailitan karena masih terlilit hutang menggunung. Masalah lainnya, maskapai flag carrier ini juga silih berganti menghadapi gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Baca Juga:  DEWAN PERS : PENGUJIAN JUDICIAL REVIEW UU PERS NO.40 TAHUN 1999 DI MK RI ADALAH PEMBANGKANGAN

Kementerian BUMN sendiri sudah menyatakan secara terbuka bahwa pemerintah tengah menyiapkan maskapai pengganti apabila Garuda Indonesia tak bisa diselamatkan alias terpaksa ditutup.

Sementara itu menurut Wakil Menteri BUMN II Kartiko Wirjoatmodjo, apabila restrukturisasi dan negosiasi tidak berjalan mulus karena nilai hutang yang terlalu besar, boleh jadi Garuda tidak akan mendapatkan penyertaan modal negara.

Baca Juga:  SD Negeri 007 Lubuk Baja Akan Ditutup, Tampak Spanduk Penolakan

Hal senada juga di ungkapkan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Evita Nursanty yang mendukung langkah Kementerian BUMN dengan opsi penutupan maskapai Garuda Indonesia apabila negosiasi gagal dilakukan.

Evita mengatakan jika negosiasi berjalan alot dan kemungkinan berakhir gagal, maka tidak ada pilihan lain, kecuali Kementerian BUMN harus menyiapkan maskapai penerbangan Pelita Air atau maskapai lain sebagai pengganti.

No More Posts Available.

No more pages to load.