“The King’s Warden” Pecahkan Rekor, Tembus 16 Juta Penonton dan Guncang Box Office Korea

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Film The King’s Warden mencetak sejarah baru di industri perfilman Korea Selatan setelah berhasil menembus angka lebih dari 16 juta penonton. Capaian ini menjadikannya salah satu film terlaris dalam satu dekade terakhir.

Film bergenre drama sejarah ini dirilis pada 4 Februari 2026 dan langsung mendapat respons luar biasa dari publik. Dalam waktu sekitar dua bulan, jumlah penonton melonjak drastis hingga menempatkannya di jajaran elite box office Korea.

Berdasarkan data industri, film ini bahkan telah mencatat lebih dari 16,2 juta penonton, menjadikannya salah satu film dengan jumlah penonton tertinggi sepanjang masa di Korea Selatan.

Kesuksesan tersebut tidak lepas dari kekuatan cerita yang diangkat dari sejarah Dinasti Joseon. Film ini mengisahkan kehidupan Raja Danjong yang digulingkan dan diasingkan setelah kudeta kekuasaan pada abad ke-15.

Cerita yang emosional dipadukan dengan konflik politik membuat film ini terasa relevan dengan kondisi modern. Banyak penonton merasa kisah yang diangkat memiliki kedekatan dengan realitas sosial saat ini.

Selain cerita, kualitas akting para pemain juga menjadi daya tarik utama. Penampilan para aktor dinilai mampu menghidupkan karakter dengan sangat kuat dan menyentuh.

Film ini disutradarai oleh Jang Hang-jun dan dibintangi sejumlah aktor papan atas seperti Yoo Hae-jin dan Park Ji-hoon.

Dari sisi pendapatan, film ini juga mencatatkan angka fantastis dengan pendapatan lebih dari 100 juta dolar AS secara global.

Tak hanya sukses secara komersial, film ini juga dinilai berhasil menghidupkan kembali minat terhadap film sejarah Korea. Genre yang sebelumnya dianggap niche kini kembali diminati publik luas.

Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa industri film Korea terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat global dengan karya berkualitas tinggi.

Dengan pencapaian tersebut, “The King’s Warden” diprediksi masih akan terus menambah jumlah penonton dan memperkuat posisinya sebagai fenomena budaya di dunia perfilman.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.