Tiga Gempa Guncang Indonesia dalam Sehari, Warga Diminta Tetap Waspada

by

Jakarta, Semangatnews.com – Indonesia kembali menghadapi aktivitas gempa bumi di sejumlah wilayah pada Sabtu (15/8/2026). Dalam satu hari, tercatat tiga kejadian gempa yang terjadi di wilayah berbeda, dengan salah satu yang paling kuat mengguncang Nusa Tenggara Timur dan menyebabkan dampak serius.

Kejadian tersebut menjadi perhatian karena gempa dengan kekuatan berbeda terjadi hampir dalam periode yang sama. Masyarakat di wilayah yang merasakan getaran diminta tidak panik dan tetap mengutamakan keselamatan apabila terjadi guncangan berikutnya.

Di Nusa Tenggara Timur, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 menjadi bencana paling besar dalam rangkaian tersebut. Gempa ini berdampak pada sejumlah kabupaten di Flores dan menyebabkan kerusakan bangunan serta korban jiwa.

Data terbaru menunjukkan korban akibat gempa NTT terus bertambah seiring proses pendataan di lapangan. Hingga Minggu, tercatat 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka.

Selain korban meninggal dan luka, masyarakat juga menghadapi persoalan tempat tinggal akibat kerusakan rumah. Lebih dari 5.000 warga dilaporkan mengungsi untuk mencari tempat yang lebih aman setelah gempa kuat mengguncang wilayah tersebut.

Pemerintah daerah mengambil langkah cepat dengan menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Penetapan status tersebut diharapkan mempercepat pengerahan sumber daya dan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Di wilayah lain, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, juga diguncang gempa dengan magnitudo 6,2. Gempa tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan, termasuk bagian dari kantor pemerintahan daerah.

Satu warga dilaporkan meninggal dunia setelah gempa Parigi Moutong. Korban diduga mengalami serangan jantung saat guncangan terjadi sehingga peristiwa tersebut turut menjadi perhatian dalam penanganan dampak gempa.

Penanganan terhadap korban dan masyarakat terdampak terus dilakukan oleh pemerintah bersama berbagai unsur. Bantuan logistik juga mulai dikirimkan ke NTT, termasuk melalui pengerahan dua pesawat Hercules TNI AU dengan membawa sekitar 27 ton bantuan.

Di tengah proses tanggap darurat, pemerintah juga mendorong pemerintah kabupaten di wilayah terdampak agar segera menetapkan status darurat. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi.

Rangkaian gempa dalam satu hari tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat Indonesia. Warga diminta mengikuti arahan petugas, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan, serta memantau informasi resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan aktivitas gempa dan potensi gempa susulan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.