Tiga Tahun Diam, Jordi Onsu Ungkap Blokir Komunikasi oleh Kakak: ‘Permintaan Maaf Sudah Ada’

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Tiga tahun berlalu sejak hubungan adik-kakak antara Jordi dan Ruben Onsu makin dingin. Jordi kini mengungkapkan bahwa pemblokiran oleh sang kakak membuat usahanya mendekat terasa sia-sia. Ia mengatakan sudah meminta maaf dan mencoba menjalin komunikasi kembali, namun aksesnya masih tertutup rapat.

Dalam pernyataannya, Jordi menyebut bahwa blokir itu terjadi sekitar tahun 2022. Sejak saat itu ia tidak bisa secara langsung menghubungi Ruben, meski beberapa kali mencoba lewat chat.

Meski hubungannya dengan Ruben kurang mulus, Jordi menegaskan bahwa ikatan dengan saudara kandung lain tetap hangat. Ia berbagi momen kebersamaan dengan anggota keluarga lain dan memastikan bahwa konflik ini tidak merusak seluruh hubungan keluarga.

Permintaan maaf yang dilakukan Jordi, menurut dia, bukan sekadar basa-basi. Ia benar-benar berharap bisa membuka kembali lembar hubungan yang sempat retak. Ia menyebut bahwa silaturahmi sangat penting dalam keluarganya dan ia tidak ingin menyerah begitu saja.

Jordi juga menegaskan bahwa ia tidak menyalahkan publik yang menyimak drama keluarganya, tetapi ia berharap publik memberi ruang bagi proses rekonsiliasi. Menurutnya, urusan internal keluarga tidak selalu bisa diurai lewat sorotan media.

Dalam beberapa pernyataan sebelumnya, Jordi sempat menyebut bahwa ia selalu mengalah sebagai adik dan tidak segan meminta maaf jika merasa bersalah. Ia mengaku, adik tetaplah adik, dan ia butuh kesempatan untuk memperbaiki hubungan.

Meskipun usahanya sudah keras, Jordi mengakui bahwa belum ada tanda-tanda respons dari Ruben. Permintaan maaf dan chat yang dikirimnya belum membuahkan hasil konkret untuk membuka dialog kembali.

Ia juga menegaskan bahwa konflik ini tidak diakibatkan oleh perbedaan agama, seperti yang sempat dispekulasikan banyak pihak. Bagi Jordi, masalah yang terjadi adalah antar pribadi, bukan soal keyakinan.

Kepada publik ia menyampaikan pesan agar konflik keluarga tidak terus dijadikan konsumsi sensasional. Ia menilai bahwa kedamaian adalah hal yang utama, baik untuk dirinya maupun Ruben.

Sekalipun upaya maafnya belum membuahkan respons, Jordi tetap optimis ada harapan rekonsiliasi. Baginya, mengalah dan meminta maaf bukanlah tanda kelemahan, tetapi wujud tanggung jawab sebagai saudara.

Kisah Jordi dan Ruben ini mengingatkan bahwa pertikaian keluarga selebritas pun memiliki sisi manusiawi yang sangat nyata. Upaya maaf dan rekonsiliasi menjadi babak penting dalam perjalanan hubungan mereka, dan banyak pihak kini menanti kelanjutan dari usaha baik ini.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.