semangatnews.com, Padang – Perkumpulan Ikatan Alumni SSRI-SMSR-SMKN 4 (ESTIGO) Padang, periode 2026 – 2031 beberapa waktu lalu telah dilantik oleh Kepala Sekolah SMKN 4 Padang, Marnetti Yuniengsih B, S.Pd, M.Pd. Diketua Rezky Darwin alumni SMSR 92, telah membuat beberapa perobahan baru dengan menyiapkan rancangan AD-ART Perkumpulan dan beberapa langkah menyatukan visi bagaimana peran dan fungsi para alumni ESTIGO ini dapat berkontribusi secara nyata bagi kemajuan pembangunan Sumatera Barat, Regional Sumatera dan nasional.
Hal ini disampaikan Ketua 1 Bidang Pemerintahan, Informasi dan Komunikasi Kepengurusan Ikatan Alumni ESTIGO, Zardi Syahrir,SH.MM, seusasi rapat pembahasan materi AD – ART bersama Ketua Umum, Resky Darwin, Aggota Dewan Pertimbangan, Drs. Jasrizal Rasyid, Drs. Ardim, Ketua 2 Bidang Hubungan Sosial Kemasyarakat dan Hukum, Maizal Fitra, S,Pd, Sekretaris Yuli Afina, Koordinaor Bidang Kreatifitas Zirwen Hazry,S.Pd, Koodinator bidang Publikasi dan ruang usaha Al Junaidi (Al Glory) Koordinator bidang Informasi dan Komunikasi, Wahyu Kurniawan,S,Pd, di ruang sekretariar Alumni SMKN 4 Padang, Senin, 25 Mei 2026.
Lebih lanjut Ketua 1 Bidang Pemerintahan, Informasi dan Komunikasi Kepengurusan Ikatan Alumni ESTIGO, mengatakan menyiapkan AD – ART ini bagian dari usaha kita bagaimana kepengurusan alumni ESTIGO ini bisa berbadan hukum, sehingga program dan kegiatan dapat terukur dan mudah mendapat dukungan banyak pihak.
“Kita menyadari selama ini kepengursan Alumni ESTIGO belum terasa dalam keberadaannya secara umum di tingkat publik dan masyarakat Sumatera Barat, kedepan kita berharap dengan kepengurusan Alumni berbadan hukum ini akan memudahkan para alumni ESTIGO untuk berkiprah secara lebih baik dimanapun mereka berusaha mengembangkan diri,” harap Zardi.
Zardi mengatakan, upaya menyatukan para alumni yang sudah lebih dari 10.000 orang ini sesuatu pekerjaan yang tak mudah, namun dengan bismillah kita ingin akan memulai dengan baik dan hati-hati, karena para alumni ini tidak semua yang berkecimpung di dunia kesenirupaan, mereka telah masuk keberbagai sektor pembangunan yang ada termasuk kepemerintahan, dosen, guru, perusahaan-perusahaan, usaha periklanan dan lain-lain serta seniman sejati.
“Untuk menjadi seniman sejati itu para alumni ESTIGO lebih banyak berkiprah diperantauan, terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Makasar, Pekanbaru, Medan dan beberapa daerah lainya di Indonesia. Namun dalam usaha dan kehidupan para alumni lebih terbilang menyesuaikan pekerjaan sesuai situasi dimana mereka berada dalam kesibukan sehari-hari menjalani kehidupan,” ungkapnya.

Ketua Umum, Risky Darwin lebih populer disebut Ekky disisi lain menyampaikan, untuk melengkapi semua persyarakatan kepengurusan perkumpulan Ikatan Alumni ESTIGO ini, kita juga telah menyiapkan, logo, bendera, model pakaian, dan lagu mars ESTIGO.
“Kita ingin semuanya cepat tuntas, sehinga harapan dan mimpi kita menjadikan kepengurusan Ikatan Alumni ESTIGO berbadan hukum tidak hanya harapan semata, akan tetapi menjadi kenyataan hendaknya,” tergas Ekky.
Ekky juga menyampaikan, dalam pembahasan 17 orang tim perumus AD – ART ESTIGO yang diketua Uda Risman Marah, telah berhasil menghasilan rumusan yang padat dan cerdas mengisi ruang-ruang kegiatan dan program yang akan dilakukan pengurus bersama para alumni secara daerah, nasional maupun internasional.
“Kenapa disebutkan juga Internasional, kerena diketahui dari informasi para guru-guru ada juga beberapa orang alumni ESTIGO yang hidup dan berkiprah luar negeri, dibeberapa negara, seperti eropah, asia dan timur tengah. Kita juga akan melakukan pendataan tentang alumni sebagai kekuatan kebersamaan memajukan dan meningkatan peran alunmi dalam berbagai bidang pembangunan daerah dan nasional” ujarnya.
Ekky akan ada beberapa tahapan yang akan disiapkan pengurus dalam mendata kembali para alumni, dimanapun berada, sehingga setiap alumni memiliki kartu alumni dan indentitas, usaha, tempet tinggal, jumlah keluarga dan lain-lain sebagainya.
“Kita berharap dengan pendataan keberada para alumni ESTIGO ini akan memudahkan kita untuk bersilaturrahmi, berkomunikasi dan untuk kegiatan sosial lainnya, dalam keadaan suka dan duka,” jelasnya. (*)

