SEMANGATNEWS.COM – Saham blue chip adalah istilah umum di pasar modal. Tapi, buat kamu yang baru terjun ke dunia saham, tentu harus mengetahui apa itu saham blue chip.
Saham blue chip adalah saham lapis satu atau saham dari perusahaan besar yang labanya stabil. Jadi saham kategori ini biasanya ada dalam daftar Indeks LQ45 atau IDX30 dengan kapitalisasi besar.
Sejumlah pelaku pasar modal, termasuk investor sepakat bahwa saham blue chip adalah saham perusahaan yang sudah mapan dan sehat dari segi finansial maupun fundamental.
Pasalnya, saham blue chip tergolong konsisten untuk menyampaikan laporan keuangannya, baik saat sedang baik atau buruk.
Istilah blue chip itu sendiri sebenarnya berasal dari permainan judi poker. Dalam dunia judi, ada tiga keping koin (chip) yang berwarna merah, putih, dan biru. Keping berwarna biru nilainya paling besar di antara yang lain.
Daftar 10 Saham Blue Chip Atau Saham Dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar per Juni 2021:
1. BBCA Market Cap Rp. 755 Trilyun
2. BBRI Market Cap Rp. 487 Trilyun
3. TLKM Market Cap Rp. 322 Trilyun
4. BMRI Market Cap Rp. 273 Trilyun
5. ASII Market Cap Rp. 199 Trilyun
6. UNVR Market Cap Rp. 191 Trilyun
7. ARTO Market Cap Rp. 186 Trilyun
8. TPIA Market Cap Rp. 179 Trilyun
9. EMTK Market Cap Rp. 155 Trilyun
10. DCII Market Cap Rp. 141 Trilyun
Dari daftar diatas BBCA menjadi saham dengan kapitalisasi market terbesar dengan nilai Rp. 755 Trilyun, dan terselip nama baru yaitu ARTO yang bergerak di sektor keuangan berbasis bank digital dan DCII yang bergerak di sektor perdagangan jasa dan investasi.
DCII menggeser posisi PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) dalam daftar sepuluh besar saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia.
