Jakarta, Semangatnews.com – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan perkembangan positif pada sesi latihan bebas kedua atau FP2 Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans. Meski belum mampu menembus papan atas, Veda berhasil finis lebih baik dibanding rivalnya dari Malaysia, Hakim Danish.
Pada sesi yang berlangsung Sabtu waktu setempat, Veda mencatat posisi ke-20 dengan performa yang dinilai cukup stabil sepanjang latihan. Catatan waktunya masih belum cukup membawa pembalap Honda Team Asia itu masuk jajaran tercepat, namun hasil tersebut menjadi sinyal kebangkitan setelah sempat kesulitan pada awal pekan balapan.
Veda sukses unggul atas Hakim Danish yang harus puas berada di belakangnya dalam daftar waktu FP2. Duel dua pembalap muda Asia Tenggara tersebut kembali menarik perhatian karena keduanya terus bersaing ketat sejak awal musim Moto3 2026.
Persaingan Veda dan Hakim memang menjadi salah satu cerita menarik di kelas Moto3 musim ini. Keduanya sama-sama dikenal sebagai lulusan Asia Talent Cup yang kini mencoba membangun karier di level dunia.
Sebelumnya pada hari pertama latihan, Hakim Danish sempat tampil lebih impresif dibanding Veda. Pembalap Malaysia itu mampu mencatat waktu lebih baik di FP1 dan practice sehingga membuat Veda tertinggal dalam persaingan internal pembalap Asia Tenggara.
Namun Veda perlahan menunjukkan peningkatan pada FP2. Pembalap asal Gunungkidul tersebut terlihat lebih nyaman menaklukkan karakter Sirkuit Bugatti Le Mans yang terkenal teknis dan membutuhkan presisi tinggi di setiap tikungan.
Tim Honda Team Asia juga disebut melakukan beberapa penyesuaian setelan motor demi membantu Veda mendapatkan ritme balap terbaiknya. Adaptasi tersebut mulai terlihat dari peningkatan kecepatan dan konsistensi lap pada sesi kedua latihan bebas.
Meski masih berada di luar posisi sepuluh besar, Veda tetap menjaga peluang tampil kompetitif pada sesi kualifikasi. Pengalaman tampil impresif di beberapa seri sebelumnya membuat pembalap berusia 17 tahun itu diyakini masih mampu memberi kejutan di Moto3 Prancis.
Musim ini Veda memang menjadi sorotan besar publik Indonesia setelah tampil cukup menjanjikan di kelas Moto3. Ia bahkan sempat mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di ajang grand prix dunia.
Sementara itu, Hakim Danish juga tetap menunjukkan konsistensi sebagai salah satu talenta muda terbaik Asia. Duel keduanya diprediksi masih akan terus berlanjut sepanjang musim dan menjadi persaingan menarik bagi penggemar Moto3 di kawasan Asia Tenggara.
Kini perhatian tertuju pada sesi kualifikasi Moto3 Prancis yang akan menentukan posisi start balapan utama. Publik Indonesia berharap Veda Ega Pratama mampu tampil lebih agresif dan kembali mengibarkan Merah Putih di lintasan Le Mans.(*)

