Veda Ega Konsisten di Jalur Juara, Pembalap Indonesia Makin Dekat Tiga Besar Moto3 2026

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Performa gemilang terus ditunjukkan pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama dalam persaingan Moto3 musim 2026. Meski belum mampu menembus podium pada seri GP Catalunya, Veda tetap menjaga konsistensi dan kini bertahan di posisi lima besar klasemen sementara.

Balapan yang berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026), menjadi ajang pembuktian ketangguhan Veda setelah harus memulai lomba dari posisi kurang ideal. Rider Honda Team Asia itu mampu melakukan comeback impresif dan finis di posisi kedelapan.

Tambahan poin dari Catalunya membuat Veda kini mengoleksi 58 poin. Raihan tersebut menempatkannya sejajar dengan Marco Morelli dalam perebutan papan atas klasemen Moto3 musim ini.

Sementara itu, dominasi masih dipegang pembalap Spanyol Maximo Quiles yang sukses memperlebar jarak di puncak klasemen. Quiles kini mengantongi 140 poin usai kembali tampil dominan di Catalunya.

Posisi kedua klasemen ditempati Adrian Fernandez dengan 76 poin, disusul Alvaro Carpe yang mengoleksi 73 angka. Persaingan menuju posisi tiga besar pun diprediksi semakin panas pada seri-seri berikutnya.

Bagi Veda, hasil di Catalunya menjadi bukti bahwa dirinya mampu tampil konsisten di musim debutnya di kelas Moto3. Meski sempat kesulitan dalam sesi kualifikasi, pembalap asal Indonesia tersebut tetap mampu bersaing dengan para rider papan atas dunia.

Penampilan stabil Veda sepanjang musim juga mendapat sorotan dari berbagai media internasional. Ia bahkan disebut sebagai salah satu rookie paling menjanjikan di Moto3 2026 berkat kemampuannya meraih poin secara rutin.

Tak hanya itu, Veda juga masih memimpin klasemen Rookie of The Year Moto3 2026. Posisi tersebut mempertegas statusnya sebagai pendatang baru terbaik sejauh musim berjalan.

Dengan selisih poin yang tidak terlalu jauh dari posisi ketiga, peluang Veda untuk menembus podium klasemen akhir masih sangat terbuka. Konsistensi diyakini menjadi modal utama pembalap muda Tanah Air tersebut.

Moto3 musim 2026 sendiri masih menyisakan banyak seri. Artinya, perubahan posisi klasemen sangat mungkin terjadi, terutama di papan tengah hingga perebutan tiga besar yang semakin ketat.

Publik Indonesia kini menaruh harapan besar kepada Veda untuk terus mencetak sejarah baru di ajang balap motor dunia. Jika mampu menjaga performanya, bukan tidak mungkin Veda Ega Pratama akan menjadi salah satu penantang serius gelar Moto3 musim ini.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.