Jakarta, Semangatnews.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, belum mampu tampil maksimal pada sesi latihan bebas pertama Moto3 Catalunya 2026. Rider Honda Team Asia itu harus puas menempati posisi ke-23 dalam sesi yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Spanyol.
Sementara itu, pembalap asal Malaysia, Hakim Danish, tampil impresif dengan mencatat waktu tercepat pada FP1. Penampilan apiknya langsung mencuri perhatian sejak awal sesi latihan dimulai.
Selama sesi berlangsung, Veda tampak kesulitan menemukan ritme terbaik di lintasan Catalunya. Ia beberapa kali masuk pit untuk melakukan penyesuaian motor demi meningkatkan catatan waktunya.
Persaingan di Moto3 Catalunya kali ini berlangsung ketat sejak menit awal. Para pembalap saling berebut posisi terdepan demi mendapatkan setelan terbaik sebelum memasuki sesi berikutnya.
Veda sempat mencoba memperbaiki waktunya pada menit-menit akhir. Namun upaya tersebut belum cukup untuk membawanya masuk ke papan tengah klasemen FP1.
Catatan waktu pembalap Indonesia itu terpaut lebih dari satu detik dari Hakim Danish yang tampil dominan. Perbedaan tersebut menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah yang harus dibenahi tim Honda Team Asia.
Meski demikian, posisi FP1 belum menjadi gambaran akhir kekuatan para pembalap. Banyak rider biasanya baru tampil agresif pada sesi practice dan kualifikasi untuk mengamankan posisi start terbaik.
Sirkuit Catalunya sendiri dikenal cukup menantang untuk kelas Moto3. Karakter tikungan panjang dan trek yang mengalir membuat pembalap membutuhkan kestabilan motor serta konsistensi kecepatan.
Veda sebelumnya sempat menunjukkan performa menjanjikan di seri Prancis. Pembalap asal Gunungkidul itu bahkan berhasil bersaing di barisan depan dan mencuri perhatian publik Moto3 musim ini.
Karena itu, hasil kurang memuaskan pada FP1 Catalunya diyakini belum menutup peluang Veda untuk bangkit. Tim diperkirakan akan melakukan evaluasi teknis agar performanya meningkat pada sesi selanjutnya.
Para penggemar balap motor Indonesia kini berharap Veda mampu memperbaiki posisi dan kembali menunjukkan potensinya di Moto3 Catalunya 2026. Kesempatan untuk menembus papan tengah masih terbuka lebar jika mampu menemukan setelan motor yang tepat.(*)

