Jakarta, Semangatnews.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian pada seri Moto3 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol. Ia berhasil finis di posisi keenam setelah tampil impresif sepanjang balapan.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda Ega yang memulai balapan dari posisi ke-17. Dengan kerja keras dan strategi matang, ia mampu menyalip banyak pembalap hingga masuk ke barisan depan.
Balapan Moto3 GP Spanyol sendiri berlangsung sengit sejak awal. Maximo Quiles tampil dominan dan berhasil meraih kemenangan, diikuti oleh Adrian Fernandez dan David Munoz di posisi berikutnya.
Veda sempat menembus lima besar dan bersaing ketat di lap-lap akhir. Namun, ia harus rela disalip Alvaro Carpe menjelang garis finis sehingga mengakhiri balapan di posisi keenam.
Meski demikian, hasil ini tetap menjadi catatan positif bagi pembalap muda tersebut. Ia menunjukkan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan beberapa seri sebelumnya.
Tambahan poin dari GP Spanyol membuat posisi Veda Ega di klasemen Moto3 2026 ikut terdongkrak. Ia kini mengoleksi 37 poin dan naik ke peringkat enam.
Di puncak klasemen, Maximo Quiles masih kokoh dengan 90 poin. Sementara posisi kedua ditempati Alvaro Carpe dengan 53 poin, diikuti Adrian Fernandez dengan 49 poin.
Persaingan di papan atas klasemen Moto3 musim ini terlihat semakin ketat. Selisih poin antar pembalap cukup tipis, sehingga setiap seri menjadi sangat menentukan.
Bagi Veda Ega, hasil di Jerez menjadi bukti bahwa ia mampu bersaing dengan para pembalap terbaik dunia. Konsistensi akan menjadi kunci untuk terus memperbaiki posisi di klasemen.
Seri berikutnya akan menjadi tantangan baru bagi pembalap Indonesia tersebut. Ia diharapkan mampu mempertahankan performa bahkan meraih hasil lebih baik.
Dengan tren positif yang ditunjukkan, peluang Veda Ega untuk terus bersaing di papan atas Moto3 2026 tetap terbuka lebar.(*)

