Oleh Zulnadi/Pemred Semangatnews.
Membaca visi kabupaten Agam yang dirumuskan Bupati Indra Catri Dt Malako Nan Putiah pada RPJMD 2916-2021-merupakan obsesi yang amat mulia. Visi ini tidak hanya berbicara masalah mencapai kebaikan,kebahagiaan di dunia tetapi juga bahagia di akhirat.
Mewujudkan Kabupaten Agam yang berkeadilan… Begitu awal kalimat visi Agam menjelang tahun 2021. Lalu kalimat itu disambung..Inovatif, Sejahtera, Agamais, dan Beradat disingkat dengan “BISA”.Ditambah lagi dengan kata kata..menuju Agam Mandiri, Berprestasi yang Mandiri.
Turunan dari visi ini maka lahirlah misi yang dirangkum dalam tujuh point.

Bupati Agam Indra Catri justru menempatkan pada point pertama adalah meningkatkan kehidupan beragama dan norma adat berlandaskan prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Dengan membaca point pertama ini, sudah dapat dinyatakan bahwa kehidupan beragama adalah hal yang utama dalam di Agam. Percuma mengejar pembangunan yang lain di dunia ini jika kehidupan beragamanya terabaikan.
Bupati Agam memang cerdas menempatkan pembangunan kehidupan beragama sebagai prioritas utama.
Point berikutnya, adalah mewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih dan profesional. Menurut Indra Catri sebagai agent pembangunan, sudah semestinya pemerintahan ditata dengan baik dan bersih.

Baik dalam artian adalah senantiasa tunduk dan patuh menjalankan undang-undang. Koordinasi, sinkroniasi harus berjalan dengan baik. Tidak ego dan tidak sombong sebagai pelayan masyarakat.
Sedangkan bersih adalah tidak macam macam dalam melakukan pekerjaan.Jauh dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme.
Misi ketiga yang dikejar adalah meningkatkan kualitas SDM, yang cerdas, sehat, beriman dan berkarakter.
Selanjutnya Agam itu, harus meningkatkan daya saing ekonomi daerah melalui pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, berkelanjutan dan berkeadilan.
Kabupaten Agam memang terkenal dengan berbagai macam industri kecil ( home industri). Keberadaannya mesti dijadikan sebagai kekuatan ekonomi daerah yang harus dibina dan ditingkatkan.
Point ke lima misi Agam adalah meningkatkan kesejahteraan masyakarat melalui optimalisasi sumber daya daerah berbasis pemberdayaan masyarakat yang kreatif dan inovatif.
Sedangkan misi ke 6, Agam memfokuskan pembangunan berkelanjutan, berwawasan lingkungan, tata ruang, mitigasi bencana, dan sebagai destinasi pariwisata unggulan.
Ketujuh meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur fisik,ekonomi dan sosial.

Misi ini akan dijabarkan dalam bentuk program dan kegiatan yang muaranya adalah tidak ada lagi di Agam ini; perut yang lapar, sakit yang tidak terobati, tidak bersekolah, warga yang tidak berumah.
Sengketa yang tidak terselesaikan, kebakaran nan indak terpadamkan, sumber daya yang tidak berguna.
Tidak ada lagi sifat iri,dengki,upek dan caci di tangah kampuang.
Begitu juga tidak ada tipu menipu dan penindasan antar sesama.
Perusakan budaya dan lingkungan.
Karena; sesama muslim kita bersaudara, sesama kita badunsanak, sesama Agam kita satu keluarga. Babuah karano ditanam, basamo mangko manjadi.
Adigium diatas sering dikumandangkan Indra Catri dalam berbagai kesempatan.
Di Agam semua berguna, tak yang terbuang, tegas petinggi Agam ini
