Padang Panjang, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang mulai menyelaraskan berbagai program pembangunan untuk periode 2025–2030 guna memastikan arah kebijakan daerah lebih terarah, efektif, dan mampu menjawab berbagai persoalan strategis yang dihadapi kota.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Hendri Arnis saat membuka Focus Group Discussion (FGD) sinkronisasi program kerja wali kota di Hall Lantai III Balai Kota, Selasa (10/3).
Dalam forum tersebut, pemerintah daerah bersama sejumlah pemangku kepentingan membahas berbagai isu strategis yang membutuhkan perhatian serius.
Beberapa persoalan yang menjadi fokus pembahasan di antaranya pengelolaan pasar, penanganan sampah, serta percepatan penyusunan kebijakan perencanaan pembangunan daerah.
Hendri menegaskan sinkronisasi program pembangunan sangat penting agar seluruh kebijakan yang dirancang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Salah satu program yang turut dibahas dalam forum tersebut adalah rencana pelaksanaan Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional pemerintah.
Program tersebut direncanakan menghadirkan fasilitas pendidikan terpadu mulai dari jenjang sekolah dasar hingga menengah atas dengan sistem asrama yang seluruh kebutuhannya ditanggung pemerintah.
Selain pendidikan, Hendri juga menyoroti persoalan pengelolaan Pasar Pusat Padang Panjang yang dinilai masih membutuhkan pembenahan.
Ia menilai praktik oper sewa kios yang berpindah tangan hingga beberapa kali perlu segera ditertibkan agar pengelolaan pasar lebih transparan dan tertib.
“Masalah pasar ini harus kita benahi. Ada oper sewa sampai beberapa tangan dan ini tidak boleh terus dibiarkan,” tegasnya.
Ke depan, pemerintah kota mendorong pengelolaan pasar dilakukan secara lebih profesional dengan memperkuat kelembagaan pengelola, termasuk membuka peluang pembentukan perusahaan daerah.
Selain pasar, persoalan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian penting mengingat kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang semakin terbatas.
Melalui FGD tersebut, pemerintah berharap berbagai solusi dan langkah percepatan dapat dirumuskan sehingga program pembangunan daerah berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.(eti)

