Wako Hendri Arnis Lantik Pengurus BPIC, Tekankan Kemandirian dan Optimalisasi Peran Masjid

by -

Padang Panjang, Semangatnews.com – Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, resmi melantik jajaran pengurus Badan Pengelola Islamic Centre (BPIC) masa bakti 2026–2031 di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre, Kamis (2/4).

Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa Islamic Centre menjadi pusat kegiatan keagamaan yang lebih aktif dan mandiri.

Dalam arahannya, Hendri menekankan pentingnya langkah cepat dari pengurus baru untuk segera menyusun strategi kerja yang terarah. Ia meminta seluruh pengurus melakukan pemetaan tugas sesuai bidang masing-masing.

Menurutnya, kemandirian masjid menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan operasional serta pengembangan berbagai program keagamaan dan sosial.

“Kita ingin masjid ini mampu berdiri secara mandiri, baik dalam pengelolaan kegiatan maupun pembiayaan operasionalnya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat yang harus hidup dengan berbagai aktivitas positif.

Hendri mendorong pengurus untuk menghadirkan program-program yang mampu menarik partisipasi masyarakat, mulai dari kegiatan keagamaan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Selain itu, ia mengajak seluruh pengurus menjadikan amanah tersebut sebagai ladang amal dengan bekerja penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Dalam kesempatan itu, Hendri turut menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan dalam mengelola Islamic Centre.

Sementara itu, kepengurusan baru dipimpin oleh Allex Saputra sebagai Ketua Umum, didampingi Ketua Harian Editiawarman dan Imam Besar Buya Zulhamdi.

Struktur kepengurusan juga dilengkapi sejumlah bidang strategis seperti imarah, tarbiyah, usaha, hingga ri’ayah yang diharapkan mampu mendukung pengelolaan masjid secara komprehensif.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, Pemerintah Kota optimistis Islamic Centre Padang Panjang dapat berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan yang lebih aktif, produktif, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.(eti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.