Padang Panjang, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang terus mendorong penguatan sektor UMKM dan pariwisata melalui pengembangan kawasan strategis yang terintegrasi. Salah satu langkah yang kini dipersiapkan adalah optimalisasi Sentra Kuliner dan Kerajinan Senja Kenangan (Senken) di kawasan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM).
Rencana tersebut mengemuka saat Wali Kota Hendri Arnis melakukan peninjauan langsung ke kawasan Senken, Ahad (3/5), didampingi sejumlah pejabat daerah.
Dalam kunjungan itu, Hendri melihat langsung kondisi sentra kuliner dan kerajinan yang selama ini menjadi wadah promosi produk lokal masyarakat Padang Panjang.
Menurutnya, Senken memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat oleh-oleh khas daerah yang mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.
“Senken harus menjadi wajah produk lokal Padang Panjang. Wisatawan yang datang ke PDIKM nantinya bisa sekaligus menikmati kuliner dan membeli produk khas daerah di satu kawasan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, integrasi Senken dengan kawasan wisata budaya PDIKM menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghadirkan destinasi yang lebih lengkap dan menarik.
Dengan konsep tersebut, wisatawan tidak hanya mendapatkan pengalaman wisata budaya, tetapi juga memperoleh kemudahan menikmati kuliner serta produk kerajinan khas masyarakat lokal.
Hendri menilai langkah ini juga akan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi pelaku UMKM karena arus kunjungan wisata dapat langsung mendorong peningkatan penjualan produk.
Selain itu, penataan kawasan akan diarahkan agar lebih representatif, nyaman, dan memiliki identitas kuat sebagai pusat oleh-oleh khas Padang Panjang.
“Kita ingin kawasan ini hidup dan menjadi salah satu tujuan utama wisatawan saat datang ke Padang Panjang,” katanya.
Pemerintah Kota juga akan memperkuat promosi produk unggulan daerah agar mampu bersaing dengan produk dari daerah lain, baik dari sisi kualitas maupun kemasan.
Dalam peninjauan tersebut, Hendri turut berdialog dengan pelaku usaha dan mendengarkan berbagai masukan terkait pengembangan kawasan dan kebutuhan pendukung UMKM.
Melalui pengembangan terintegrasi ini, Pemko berharap kawasan PDIKM dan Senken dapat tumbuh menjadi pusat wisata budaya sekaligus pusat ekonomi kreatif yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.(eti)

