Wako Riza Tak Masalahkan Slogan Tapi Dinas PUPR Mengaburkan dengan Cat Hitam

oleh -

Wako Riza Tak Masalahkan Slogan Tapi Dinas PUPR Mengaburkan dengan Cat Hitam

SEMANGATNEWS.COM -Pasca diberitakan semangatnews.com terkait branding Kota Payakumbuh dengan slogan Kota Batiah yang ditulis di penutup draniase di sepanjang pendestrian Kota Payakumbuh, menjadi polemik di tengah masyarakat.

Herannya, meski walikota Payakumbuh dalam relies pers yang disebarkan melalui kawan – kawan media mengaku tidak mempermasalahkan dan tidak mempersoalkan dengan slogan kota batiah di penutup drainase yang dicetak dengan huruf kapital dan timbul itu.

Anehnya, sehari pemberitaan tersebut, dinas PUPR setempat kalang kabut dan langsung melakukan penutupan tulisan kota batiah yang menempel di besi penutup drainase pendestrian tersebut ”
dengan cat hitam.

Baca Juga:  Covid-19 Sasar Tenaga Pendidik Di Payakumbuh, Telah 42 Guru Terkonfirmasi Positif

Ini membuktikan bahwa pemko pasrah tapi tak rela dengan tulisan slogan kota batiah yang ada di penutup drainase tersebut.

Seandainya walikota tidak mempermasalahkan branding kota batiah tersebut, Lantas mengapa dinas PUPR berusaha menutup kembali tulisan yang awalnya bertuliskan dengan cat kuning dengan memakai cat hitam. Namun tidak menghilangkan tulisan tersebut karena di cetak dengan huruf timbul.

Baca Juga:  Simpan Sabu, Vokalis Esta Band Ditangkap Tim Gagak Hitam

” Meskipun dicat dengan hitam, tapi tulisan tersebut masih bisa dibaca karena huruf timbul,” Ujar pemerhati pemerintahan, Yudilfan Habib.

Ditegaskan oleh Yudilfan Habib, Terkait proyek pendestrian di jantung Kota Payakumbuh itu, sebenarnya tidak hanya soal tulisan kota batiah itu saja yang pantas disorot. Namun kualitas dan pengerjaan fisik proyek, termasuk manfaat proyek pendestrian yang bernilai milyaran rupiah itu, juga pantas dipertanyakan dan dipersoalkan karena mutu pekerjaan sudah ada yang mengelupas pana coran pengunci keramik. Walaupun masih dalam tahap pengerjaan.