Semangatnews Payakumbuh-Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Sumatera Barat Laksanakan Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha potensial di Kota Payakumbuh yang dilaksanakan di Aula Lantai 3 Balaikota Bukik Sibaluik Payakumbuh, Rabu, (9/5)
Sosialisasi ini di buka lansung oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili oleh Asisteny II Amriul Dt Kirayiang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Kabid Pemberdayaan UKM, Nasrizal, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Dahler, Kepala Cabang BNI Kota Payakumbuh, M. Yusrin serta narasumber dari BNI Kota Payakumbuh Andi Hariandi Faisal, dan perwakilan dari Bank BPD dan Bank BRI Kota Payakumbuh, peserta Pelaku Usaha Potensial di Kota Payakumbuh.
Asisten II Amriul Dt Kirayiang dalam sambutannya menyampaikan, kredit usaha rakyat adalah kredit modal kerja yang disalurkan kepada debitur yang mempunyai bidang usaha yang produktif dan layak,” terang Amriul.
Dikatakan Amriul, peran pemerintah kota Payakumbuh dalam mendukung, membangun dan mengembangkan perekonomian di berbagai sektor tersebut telah dijalankan melalui program-program yang dilaksanakan oleh seluruh OPD di lingkungan Pemko Payakumbuh, “kata Amriul.
Amriul juga mengatakan, tujuan pelaksanaan KUR di Kota Payakumbuh tentunya diharapkan kepada Bank-Bank dapat memfasilitasi UMKM, Koperasi, kelompok tani, maupun Usaha-usaha lainnya yang akan digunakan untuk menambah modal kerja menambah alat produksi serta menambah perluasan usaha,
“dengan adanya program KUR ini, mudah-mudahan permasalahan permodalan bagi penguasa diberbagai sektor dapat teratasi sehingga perekonomian masyarakat dapat berkembang dengan baik,” harap Asisten II Amriul.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Dahler juga menyampaikan, kegiatan sosialisasi ini, dimana Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, bersinergi dengan beberapa bank pelaksana penyaluran KUR untuk memfasilitasi permasalahan permodalan bagi UMKM, Koperasi, Gapoktan dan usaha lainnya,” ucap Dahler.
“Ditambahkan Dahler, kepada seluruh UMKM dan kelompok tani yang hadir saat ini, dalam memenuhi kebutuhan permodalan melalui program KUR, tentunya harus siap dan melengkapi segala persyaratan yang telah ditentukan seperti izin usaha, PIRT, serta sertifikat halal,” pungkas Dahler.- (jn)

