Walikota Fadly Amran Minta Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19

oleh -

Walikota Fadly Amran Minta Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19

Semangatnews, Padang Panjang – Adaptasi kebiasaaan baru seperti disalah artikan oleh sebagian masyarakat, seakan virus corona sudah lenyap di muka bumi. Banyak di antara mereka tidak peduli lagi akan Protokol kesehatan Covid-19.

Walikota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano menyampaikan, masyarakat jangan menyepelekan Covid-19. ” Ketika kita menyepelekan, berarti kita tidak peduli terhadap sesama, berarti tidak ada Hablum Minannas,”ungkap Wako Fadly saat wawancara di Radio TOP FM bekerjasama dengan KPID Sumatera Barat, Sabtu, (29/8).

Dari satu orang yang terkonfirmasi corona, ada lebih 200 orang yang akan di test swab. Diantaranya bisa jadi balita, anak-anak, dan orang tua. ” Jangan egois,” lanjut Wako

Bila seseorang peduli akan kondisi negara ditengah persoalan ekonomi, setidaknya bisa menjaga diri menerapkan protokol kesehatan seperti : memakai masker saat beraktifikas diluar rumah, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Dengan demikian, akan ada pengurangan test swab yang menelan biaya yang cukup besar. ” satu orang test swab, biayanya satu juta delapan ratus, yang kena 1 orang, ada 200 orang yang di tes, berapa yang perlu dilimpahkan ke dinas,” kata Wako.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Padang Panjang bersama DPRD akan merumuskan Peraturan Daerah dalam menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, guna mendisiplinkan masyarakat.

Ketua KPID Sumbar, Andres, S.E menyampaikan, pihaknya mencoba meluruskan kepada masyarakat bahwa Pandemi Corona bukanlah rekayasa. “Ini adalah pandemi yang harus kita hindari, kita cegah, jangan masyarakat menerima informasi yang keliru,” katanya.

Bila masyarakat ingin pemberitaan yang valid,kata Andre, sesuai dengan undang undang No 32 tahun 2002 tentang penyiaran, media yang ada dalam pengawasan KPID yaitu Radio dan Televisi.