Walikota Riza Buka Diskusi Panel Tolak Pekat Dan Cegah HIV AIDS Bersama KPA Kota Payakumbuh.

0

Semangatnews,Payakumbuh-Komisi Penanggulangan Aids Kota Payakumbuh laksanakan Diskusi Panel dalam rangka memperingati Hari Aids Sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 1 Desember, diskusi ini dilaksanakan di Hotel Mangkuto Kota Payakumbuh, Kamis, (6/12)

Acara ini dibuka langsung oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan juga dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh yang sekaligus ketua LKKS, Ibu Hj Henny Riza Falepi, Forkopimda, Ketua GOW Kota Payakumbuh Ibu Hj. Machdalena Erwin Yunaz, Kepala BNN Kota Payakumbuh, Alim Ulama Cadiak Pandai, Pemuka Masyarakat dan Perwakilan dari Organisasi Masyarakat, Organisasi Sosial dan Mahasiswa.

Diskusi Panel ini mengangkat tema “Save Your Life, Tolak Pekat Dan Cegah HIV AIDS bersama KPA Kota Payakumbuh, Walikota Payakumbuh Riza Falepi dalam sambutannya buka-bukaan dengan Perda Kota Payakumbuh yang kelemahannya masih banyak, tidak serta merta bisa diandalkan langsung, sudahlah perda lemah, kadang-kadang penegak hukumnya juga lemah.

Dan masyarakat diharapkan bisa untuk serta menolong dukung penegakan hukum di Kota Payakumbuh.

“Kalau bisa masyarakat bikin spanduk tolak bencong mangkal, sebagai walikota saya sangat ingin sekali masyarakat melakukan itu untuk mensupport pemko, membangun kesadaran bersama adalah kewajiban kita selaku warga Kota Biru, karena ini adalah salah satu kebutuhan kita bersama,” ujar Riza.

Disamping itu, Riza menyebutkan untuk permasalahan HIV/AIDS di Kota Payakumbuh disebabkan prilaku menyimpang yang menjadi faktor penyebab penularan virus ini. Perlu dilahirkan hasil diskusi dari kegiatan ini yang bisa memberikan andil dalam pelaksanaan pemerintahan di Kota Payakumbuh.

“Apalagi penyebab HIV/AIDS terbanyak di Payakumbuh karena perilaku seks menyimpang seperti LGBT, saya selaku walikota menekankan pelaku LGBT Don’t talk about human right kalau gak paham, karena disini kita masih punya Adat, orang minang lebih paham tentang HAM, hak asasi apa itu para pelaku LGBT,” tutur Walikota Riza.

Walikota Riza menekankan bagaimana masyarakat Kota Payakumbuh untuk maju dan kompetitif, orang-orang yang akan ikut andil dalam pembangunan di Kota ini adalah tokoh yang bisa melahirkan undang-undang yang sesuai dengan kebutuhan daerah, bukan yang bertentangan dengan itu.

“Saya berharap dalam diskusi ini mampu dilahirkan rekomendasi, apa kesepakatan tertulis dan berikan kepada saya, jadikan sebagai follow up atas nama masyarakat kepada pemerintah, semoga kota ini makin baik, bisa diharapkan, dan menjadi contoh bagi orang lain. Mari bangun bersama, kami ingin terus meningkatkan pembangunan di Kota Payakumbuh, walaupun pertumbuhan ekonomi masih belum terlalu meningkat, namun kita sudah berada diatas rata-rata, dan semoga kesejahteraan mampir ke kota kita,” harap Walikota Riza.

Sekretaris KPA Kota Payakumbuh Fahman Rizal mengatakan acara ini adalah sebagai tindak lanjut Deklarasi 5 November 2018, tujuannya untuk terus menggalakan anti pekat dan HIV/AIDS di Kota Payakumbuh agar dapat menekan dan mencegah terjadinya penyimpangan dan timbul kesadaran di masyarakat, maka perlu diadakan Diskusi Panel untuk melahirkan ide-ide yang dirasa perlu untuk disampaikan kepada pemerintah. (jn)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.