Padang Panjang, Semangatnews.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Kota Padang Panjang, Senin (2/3). Dalam pertemuan tersebut, ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif memfasilitasi pelatihan keterampilan bagi generasi muda.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wali Kota dan disambut Wakil Wali Kota Allex Saputra bersama sejumlah pejabat daerah. Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat Firdaus Firman serta Kepala UPTD Balai Latihan Kerja Padang Panjang, Afrizal.
Dalam arahannya, Afriansyah yang akrab disapa Ferry menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjembatani lulusan SMA dan SMK agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Ia mengingatkan bahwa berbagai fasilitas pelatihan yang tersedia di balai latihan kerja harus dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, pemerintah daerah perlu proaktif mengarahkan para lulusan sekolah untuk mengikuti program pelatihan yang tersedia.
Ferry menjelaskan bahwa kuota pelatihan di balai latihan kerja telah ditingkatkan menjadi 5.000 peserta dari sebelumnya 4.000 orang. Para peserta nantinya juga akan memperoleh sertifikat kompetensi yang dapat digunakan sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja.
Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan juga menyiapkan program Pelatihan Nasional yang ditujukan bagi lulusan SMK tahun 2023 hingga 2025 dengan total target peserta sebanyak 70.000 orang di seluruh Indonesia.
“Meski ada kebijakan efisiensi anggaran, peningkatan kompetensi tenaga kerja tetap menjadi prioritas pemerintah,” kata Ferry.
Ia berharap komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat agar berbagai program peningkatan keterampilan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Allex Saputra menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Menurutnya, masih ada lulusan sekolah yang belum terserap dunia kerja sehingga membutuhkan pelatihan tambahan agar memiliki keterampilan yang lebih kompetitif.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, ia berharap semakin banyak generasi muda Padang Panjang yang memiliki sertifikasi keterampilan dan peluang kerja yang lebih luas.(eti)

