Padang Panjang, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang mulai menggulirkan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2026 sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Sebanyak 93 unit rumah warga akan diperbaiki secara bertahap hingga September mendatang.
Program tersebut resmi dimulai melalui kegiatan sosialisasi dan penyerahan bantuan sosial rehab RTLH yang berlangsung di Aula Kantor Camat Padang Panjang Timur, Rabu (13/5). Kegiatan dibuka Wakil Wali Kota Allex Saputra mewakili Wali Kota Hendri Arnis.
Dalam sambutannya, Allex menegaskan program rehab RTLH bukan sekadar bantuan pembangunan fisik rumah, melainkan bagian dari upaya menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, rumah yang sehat dan nyaman akan memberikan dampak besar terhadap kualitas hidup keluarga, mulai dari kesehatan, pendidikan anak hingga produktivitas ekonomi masyarakat.
“Pemerintah ingin masyarakat tinggal di rumah yang aman dan layak. Ketika tempat tinggal nyaman, keluarga akan lebih tenang menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses verifikasi dan pendataan calon penerima bantuan sehingga program tersebut dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Allex meminta seluruh penerima bantuan ikut menjaga semangat gotong royong selama proses rehabilitasi berlangsung. Ia berharap masyarakat sekitar turut membantu agar pembangunan dapat selesai sesuai jadwal.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pengawasan dari camat, lurah, hingga perangkat teknis agar kualitas pembangunan rumah benar-benar memenuhi standar kelayakan dan keamanan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Delfianto menjelaskan, program RTLH tahun ini menyasar warga yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Ekonomi Nasional (DTEN) kategori tertentu sesuai ketentuan Peraturan Wali Kota.
Ia menyebutkan, dari total 115 usulan calon penerima bantuan, sebanyak 93 rumah dinyatakan lolos verifikasi lapangan setelah dilakukan pemeriksaan administrasi dan kondisi fisik bangunan.
Rumah penerima bantuan tersebar di sejumlah kelurahan dengan jumlah terbanyak berada di Kampung Manggis, Tanah Hitam, Pasar Usang, serta beberapa kawasan lain yang dinilai membutuhkan penanganan prioritas.
Salah seorang penerima bantuan mengaku bersyukur atas program tersebut karena kondisi rumahnya selama ini mengalami kerusakan cukup berat. Ia berharap bantuan rehab RTLH dapat memberikan kenyamanan dan keamanan lebih baik bagi keluarganya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.(eti)

