Zulmi Aryani, Perajin Batik Urang Awak Asal Muaro Labuah Karya Batiknya Berkibar di Semarang

oleh -
Batik Motif Minang dari Semarang Jateng

Zulmi Aryani, Perajin Batik Urang Awak Asal Muaro Labuah Karya Batiknya Berkibar di Semarang

Semangatnews.com. Semarang.  Seni batik tulis salah satu warisan dunia versi UNESCO dan cuma ada di Indonesia, bukan hanya berkembang di pulau Jawa dengan beragam strata sosial penduduknya, melainkan juga kini banyak digeluti “urang awak” di berbagai daerah termasuk di pulau Jawa sendiri.

Baca Juga:  Pemandangan Umum Fraksi Gerindra Terhadap Ranperda APBD Kota Payakumbuh Tahun 2022

Itu semua didasari pendidikan yang ditempuh serta didukung pengaruh lingkungan dimana mereka bermukim, bertempat tinggal bahkan hingga berkarya melahirkan kreasi-kreasi baru diiringi semangat dan kerja keras untuk melakukan idiom-idiom baru seraya menciptakan sesuatu yang belum pernah dilakukan dan dibuat orang lain.

Hal itu pulalah yang dilakukan seniman dan pekerja seni batik tulis Minang asal Muara Labuah, Kabupaten Solok Selatan, Zulmi Aryani (46 th) di kediamannya sanggar “Azyanu Batik”,  Jalan Banowati Tengah 1 No. 5 RT 06 RW 05 Kelurahan Bulu Lor,  Semarang (Jawa Tengah) sejak lebih 2 tahun silam.

Baca Juga:  Bupati Pessel Rusma Yul Anwar, Serahkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Banjir di Basa Ampek Balai Tapan

Menurut Zulmi Aryani yang akrab dipanggil Upik ini, sejak lebih dua tahun silam terpikir olehnya di  tengah-tengah perkembangan batik nasional yang telah mendunia itu untuk membuat motif batik nagari 1000 Rumah Gadang sebagai salah satu kekayaan budaya minang menjadi desain berawal dari kecintaannya terhadap kampung halaman yang di kenal dengan nagari 1000 Rumah Gadang dan  ditunjang pula pendidikan tinggi seni di daerah istimewa Yogyakarta sebagai basis ilmiahnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.