70 Bulan Tanpa Henti! Surplus Neraca Dagang RI Jadi Sinyal Kuat Ekonomi Nasional

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Kinerja perdagangan Indonesia kembali mencatatkan capaian impresif dengan surplus neraca dagang yang telah berlangsung selama 70 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Capaian ini menegaskan ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan global yang masih berfluktuasi. Surplus yang berkelanjutan dinilai menjadi indikator penting stabilitas sektor eksternal Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Februari 2026 neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$2,23 miliar secara kumulatif.

Surplus tersebut terutama ditopang oleh kinerja sektor nonmigas yang konsisten mencatatkan nilai positif. Sementara sektor migas masih mengalami defisit yang relatif tertutup oleh surplus nonmigas.

Pada periode Januari–Februari 2026, surplus nonmigas mencapai US$5,42 miliar, sementara sektor migas mengalami defisit sekitar US$3,19 miliar.

Kinerja ekspor menjadi faktor utama yang menopang surplus ini. Ekspor Indonesia pada awal tahun menunjukkan tren positif, terutama dari sektor industri pengolahan.

Beberapa komoditas unggulan seperti besi dan baja, nikel, serta produk manufaktur menjadi kontributor utama dalam menjaga kinerja ekspor tetap kuat.

Di sisi lain, impor mengalami peningkatan cukup signifikan, terutama dari sektor nonmigas. Namun, kenaikan ini belum mampu menggerus surplus yang ada.

Negara tujuan ekspor utama Indonesia masih didominasi oleh China, Amerika Serikat, dan India yang memberikan kontribusi besar terhadap total ekspor nasional.

Bank Indonesia menilai tren surplus ini sebagai sinyal positif bagi ketahanan eksternal, termasuk dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan cadangan devisa.

Dengan tren yang terus berlanjut, surplus neraca dagang menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.