China Bangun “Hong Kong Baru” Rp1.760 Triliun Dekat RI, Ambisi Jadi Pusat Perdagangan Dunia

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Pemerintah China kembali membuat gebrakan besar dengan meluncurkan proyek ambisius pembangunan kawasan ekonomi baru yang disebut sebagai “Hong Kong baru” di kawasan selatan negaranya.

Proyek raksasa tersebut berlokasi di Pulau Hainan, sebuah wilayah strategis yang berada tidak jauh dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Lokasi ini dinilai memiliki posisi penting dalam jalur perdagangan regional.

Nilai investasi yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai sekitar Rp1.760 triliun atau setara US$113 miliar, menjadikannya salah satu proyek ekonomi terbesar yang pernah dilakukan China.

Transformasi Hainan dilakukan melalui pengembangan kawasan bernama Hainan Free Trade Port yang dirancang sebagai pusat perdagangan bebas dengan berbagai insentif ekonomi.

Dalam skema ini, China memisahkan sistem kepabeanan Hainan dari wilayah daratan utama. Kebijakan ini memungkinkan arus barang dan investasi menjadi jauh lebih fleksibel dibandingkan sebelumnya.

Pemerintah juga memperluas jumlah barang yang bisa masuk tanpa bea masuk secara signifikan. Jika sebelumnya hanya sebagian kecil, kini lebih dari 70 persen produk dapat menikmati fasilitas bebas tarif.

Selain itu, lebih dari 6.000 jenis barang kini masuk dalam kategori bebas bea, sebuah langkah yang diharapkan mampu menarik investor global ke kawasan tersebut.

Dalam aturan baru, barang yang diproduksi di Hainan dapat masuk ke daratan China tanpa tarif selama memiliki nilai tambah lokal minimal 30 persen.

Tak hanya sektor barang, pemerintah China juga membuka akses lebih luas bagi perusahaan asing di sektor jasa yang sebelumnya dibatasi.

Langkah ini dinilai sebagai strategi besar China untuk menciptakan pusat ekonomi alternatif yang dapat menyaingi dominasi Hong Kong sebagai hub keuangan dan perdagangan global.

Dengan posisi geografis yang dekat dengan Asia Tenggara, proyek ini diprediksi akan berdampak besar terhadap arus perdagangan regional, termasuk hubungan ekonomi China dengan Indonesia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.