Workshop Ecoprin yang Digelar Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Payakumbuh Bersama Canting Buana Kreatif Batik Mendapat Apresiasi Peserta

by -
Workshop Ecoprin yang Digelar Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Payakumbuh Bersama Canting Buana Kreatif Batik Mendapat Apresiasi Peserta
Peserta Workshop ecoprin Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian kota Payakumbuh (1 sd 2 Agustus 2024) dengan hasil yang sangat memuaskan selama kegiatan berlangsung berfoto bersama dengan jajaran OPD Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian kota Payakumbuh dan narasumber pimpinan Canting Buana Kreatif Batik.

PAYAKUMBUH, SEMANGATNEWS.COM – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Payakumbuh sejak 1 sd 2 Agustus 2024 menggelar Workshop Ecoprin dengan narasumber Widdiyanti dari Canting Buana Ktreatif Batik Padang Panjang di Payakumbuh.

Kegiatan yang dibuka dan diresmikan Ketua Dekranasda Payakumbuh Dra. Elfriza Rida., M.Si tersebut diikuti 16 (enam belas) peserta dari kalangan wanita-wanita muda Payakumbuh sebagai pemula berbakat yang memiliki usaha.

Diantara hasil workshop ecoprin yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Payakumbuh sejak 1 sd 2 Agustus 2024  lalu diikuti pemula berbakat dan memiliki usaha di kota Payakumbuh
Diantara hasil workshop ecoprin yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Payakumbuh sejak 1 sd 2 Agustus 2024 lalu diikuti pemula berbakat dan memiliki usaha di kota Payakumbuh

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian kota Payakumbuh, Doni Saputra yang ditemui semangatnews.com, jumat sore (2/8/2024) menyebutkan kegiatan workshop eco prin ini dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan lembaga pelatihan kerja sekaitan dengan koordinasi, sinkronisasi, dan pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan industri dengan memanfaatkan dana APBD Payakumbuh.

Menurut Doni, melalui kegiatan workshop ini diharapkan para peserta dapat mengembangkan dan mengimplementasikannya kelak dikemudian hari menjadi kekuatan baru dalam mengembangkan usahanya di lapangan.

Selain itu semua peserta mengetengahkan motif ecoprin dengan menyiasati beragam motif yang bersumber dari dedaunan alam mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta workshop,” ujar Doni memberi penjelasan.

Sementara narasumber yang juga pimpinan Sanggar Canting Buana Kreatif Batik, Widdiyanti, menilai seluruh peserta workshop eco prin di Payakumbuh ini memiliki semangat dan antusiasme tinggi mengikuti kegiatan selama workshop berlansung.

Mereka tidak hanya mampu membuat motif-motif yang bersumber dari alam terutama obyek dedaunan, tetapi juga mampu mengkolaborasikannya menjadi batik eco print dengan hasil yang sangat memuaskan.

Bukan tidak mungkin suatu saat Payakumbuh menjadi sentra industri eco print yang juga bisa diperluas menjadi sentra batik, baik batik tulis maupun batik cap dan eco prin di Sumatera Barat sebagai sesuatu kekuatan industri di Payakumbuh, ujar Wuddiyanti yang juga penggagas pertama lahirnya ecoprin di Sumatera Barat itu menjelaskan. (muharyadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.