PADANG, SEMANGATNEWS.COM – Di tengah tengah kesibukannya sebagai pematung Nasional, asal “urang awak” Padang Panjang, Yulhendri (62 th) yang juga pimpinan Zola Galery Studio Desa Wisata Kasongan Yogyakarta masih tetap meluangkan waktunya sebagai salah seorang peserta pameran memeriahkan pameran patung internasional dalam rangkaian 95 th Arby Samah sebagai pematung abstrak pertama Indonesia yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan, UPTD Taman Budaya, Sumatera Barat bersama Gaung Ekspose, di Jalan Diponegoro 31 Padang sejal 19 sd 23 Juni 2025 mendatang.
Baca Juga : Meylani Siti Malicka Putri Menekuni Kuratorial Sebagai Pilihan Profesi Masa Depan
Pameran patung Internasional ini melibatkan sejumlah peserta dari luar negeri seperti Masahito Iwano (Jepang), Cristina Q. Ramilo (Filipina), Laxman Bhujel (Nepal), Rosli Zakaria (Malaysia). Dari dalam negeri tercatat nama Yulhendri, Yusman, Ali Umar, Basrizal Albara, Abdi Setiawan, Anusapatı, Komroden Haro (semuanya dari Yogyakarta). Dari Sumatera Barat turut berpartisipasi Jon Wahid, John Hardı, Alexis, Nardı, Asnam Rasyid, Lisa Widiarti, Angga Elpatsa, Herisman Tojes dan Harnimal.

Pematung Yulhendri didampingi seniman Rosli Zakaria yang ditemui Semangatnews.com di aula Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Jalan Jend. Sudirman Padang, Rabu malam (18/06/25) menyebutkan, kami dari Yogyakarta bersama teman teman turut mendorong terselenggaranya pameran patung 95 th Arby Samah sebagai pematung abstrak pertama di Indonesia.
Arby Samah bukan hanya seniman senior Indonesia asal Sumatera Barat, tapi juga merupakan salah seorang pelopor lahirnya patung abstrak pertama di Indonesia. Karena itu mengenang akan ketokohannya, keuletan dan kegighihan berkarya selama ini, maka sudah saatnya kita generasi muda menghargai jasa jasa dan kepeloporan beliau dalam dunia seni terutama patung abstrak,” ujar Yulhendri.

Menurut Yulhendri, pimpinan Zola Galery Studio berlokasi di Desa Wisata Kasongan, Yogyakarta yang telah memiliki pengalaman panjang berkarya seni patung berupa desain seni, karya monumental dan lainnya itu, baik skala nasional maupun Internasional seperti Eropa, Asia, Australia, dan Amerika tersebut memberikan apresiasi terutama kepada keluarga Almarhum Arby Samah, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kementrian Kebudayaan RI serta teman teman seniman yang telah berkolaborasi untuk turut serta dalam pameran ini yang terbilang besar ukuran Sumatera Barat.
Diharapkan terselenggaranya pameran 95 th Arby Samah yang selama kegiatan berlangsung juga akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti pameran patung media luar ruang, diskusi panel, pertunjukan musik, pemutaran film dokumenter pematung Arby Samah tersebut, diharapkan dapat meningkatkan citra Sumatera Barat dalam dunia Seni Rupa, khususnya seni patung baik ditingkat nasional maupun internasional yang pada giliranya dapat menunjang pembangunan sektor sektor lain di daerah ini,” ujar Yulhendri menambahkan. (mh).
