Tiket MotoGP Mandalika 2025 Terbang Cepat: Diborong ASN Lombok Timur, Penjualan Capai 90 Persen

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Menjelang gelaran MotoGP Mandalika 2025 yang akan dihelat pada 3–5 Oktober mendatang, antusiasme publik terus memuncak. Data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen tiket telah terjual hingga Rabu (1/10). Beberapa kategori tiket bahkan sudah dinyatakan sold out, sementara sebagian besar sisa tiket kini diborong oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lombok Timur.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, mengungkapkan bahwa dari jatah 2.000 tiket yang dititipkan untuk ASN di kabupaten tersebut, sebanyak 1.800 sudah laku. “[Penjualan tiket] di kalangan ASN tidak memaksa, melainkan hanya sebagai bentuk partisipasi Pemkab membantu promosi,” ujarnya. Sisanya tinggal sekitar 200 tiket, dan ia optimis dalam waktu dekat akan habis terjual.

Penjualan masif di kalangan ASN ini terjadi di tengah kesulitan distribusi tiket di masyarakat umum. Sebelumnya dikabarkan bahwa penjualan tiket resmi relatif “seret” hingga beberapa hari menjelang balapan, hingga akhirnya dorongan pembelian ASN menjadi sumber permintaan signifikan.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan bahwa penjualan tiket sudah mencapai angka sekitar 90 persen dari total kuota. Ia menyebut bahwa lonjakan pembelian ini memperlihatkan bahwa MotoGP Mandalika bukan sekadar event olahraga, melainkan pembuktian bahwa “sport tourism” bisa menjadi pendorong ekonomi dan branding Indonesia.

Di sisi lain, panitia penyelenggara telah menyediakan harga khusus untuk pemilik KTP NTB dan ASN se-NTB, sebagai bentuk insentif agar masyarakat lokal dapat menyaksikan langsung. Misalnya, kategori Premium Grandstand A yang biasanya Rp 1,75 juta, menjadi Rp 875 ribu untuk warga NTB, dan Rp 800 ribu untuk ASN. Atas kebijakan tersebut, tiket khusus lokal dan ASN juga sudah dikabarkan ludes terjual.

Beberapa waktu lalu, Dinas Pariwisata NTB menyebut bahwa tiket khusus untuk ASN dan warga NTB telah habis terjual dengan jumlah mencapai puluhan ribu lembar. Bahkan, terdapat laporan bahwa seorang ASN membeli hingga 5.000 tiket dalam satu transaksi.

Mengenai harga tiket secara umum, panitia telah menetapkan berbagai kategori, mulai dari Regular Grandstand dengan harga dasar Rp 400 ribu, hingga kategori eksklusif seperti VIP Deluxe Class senilai Rp 15 juta dan VIP Luxury Tent senilai Rp 7,75 juta. Beberapa kategori tersebut disebut sudah habis terjual juga.

Asosiasi travel dan pengusaha penginapan lokal pun melaporkan lonjakan permintaan jelang hari H. Meski demikian, kenaikan tarif hotel dan akomodasi terpantau terkendali di sebagian besar wilayah Lombok selain kawasan premium, sebagai upaya menjaga daya tarik wisata yang berkelanjutan.

Para penyelenggara terus mengimbau masyarakat agar segera memburu sisa tiket lewat kanal resmi: situs themandalikagp.com, agen perjalanan resmi, dan gerai fisik yang ditunjuk. Mereka juga mengingatkan agar calon penonton berhati-hati terhadap calo dan tiket palsu.

Kini, dengan sebagian besar tiket telah berpindah tangan, momentum terakhir menjelang balapan tinggal beberapa hari. Apakah event ini akan menjadi rekor penonton baru, dan seberapa besar dampak ekonomi yang ditorehkan? Penyelenggara dan pemerintah daerah pastinya berharap gelaran ini akan menyisakan cerita sukses tersendiri bagi Lombok dan industri sport tourism Indonesia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.